Pidie,— Di tengah arus modernisasi yang kian deras, Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Sertu Suherman, menunjukkan kepeduliannya terhadap pelestarian budaya lokal dengan menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) bersama tokoh adat di Desa Krueng Meuriam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.Senin 14/04/2025.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh rasa kekeluargaan ini bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi sekaligus menggali peran strategis tokoh adat dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan oleh para leluhur.
Dalam perbincangan tersebut, Sertu Suherman menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya sebagai identitas sekaligus benteng sosial masyarakat di tengah tantangan globalisasi dan modernisasi.
“Budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga jati diri bangsa yang harus dijaga. Jika generasi muda tidak dikenalkan sejak dini, maka lambat laun adat-istiadat kita akan tergerus zaman,” ujar Sertu Suherman.
Ia juga menekankan bahwa pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab tokoh adat semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk aparat teritorial seperti Babinsa.
Sementara itu, tokoh adat Desa Krueng Meuriam, Tgk. Mukhtar, menyambut baik inisiatif dan perhatian yang ditunjukkan oleh aparat TNI. Menurutnya, kehadiran Babinsa dalam forum-forum adat menjadi sinyal positif bahwa pelestarian budaya masih mendapat tempat di tengah dinamika pembangunan desa.
“Kami mengapresiasi Babinsa yang tidak hanya fokus pada pengamanan wilayah, tapi juga aktif dalam isu-isu sosial dan kebudayaan. Ini menunjukkan bahwa TNI benar-benar menyatu dengan rakyat,” ungkap Tgk. Mukhtar.
Melalui kegiatan seperti ini, Babinsa berharap dapat terus mendorong kolaborasi antara aparat dan masyarakat adat dalam merawat kekayaan budaya lokal sebagai bagian dari ketahanan nasional.






