Sinergi Pemasyarakatan, Lapas Banjarbaru Terima Studi Tiru Tim ZI Rutan Barabai

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru terima studi tiru tim Zona Integritas (ZI) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Barabai sebagai upaya guna meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Tahun 2025, Rabu (26/11). Kegiatan ini dilaksanakan untuk berbagi strategi, mekanisme, serta implementasi inovasi layanan yang telah diterapkan di Lapas Banjarbaru.

Tim ZI Rutan Barabai yang hadir berjumlah tujuh orang dipimpin oleh Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Barabai, Nor Ipansyah. Kedatangan rombongan disambut oleh Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, Ketua ZI dan jajaran di Aula Lapas Banjarbaru.

Dalam sambutannya, Made menyampaikan dasar pelaksanaan Zona Integritas, standar pelayanan publik, serta langkah teknis pengelolaan layanan berbasis akuntabilitas, transparansi, dan teknologi informasi. “Kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antar satuan kerja pemasyarakatan dan memberikan inspirasi untuk peningkatan kualitas layanan. Kami terbuka untuk berbagi praktik baik dan semoga menjadi kontribusi nyata terhadap pembangunan Zona Integritas di lingkungan pemasyarakatan,” harapnya.

Baca juga: Penuh Khidmat dan Senyum, Rutan Palu Peringati Maulid Nabi Bersama Warga Binaan Palu, INFO_PAS- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Palu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh hikmah dan kekeluargaan, mengundang warga binaan untuk meresapi makna keteladanan Rasulullah, Senin (15/9/2025). Acara yang berlangsung di masjid rutan ini menjadi momentum penting bagi pembinaan spiritual warga binaan Peringatan Maulid Nabi kali ini tidak hanya menjadi seremonial belaka. Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Herdi, yang mewakili Kepala Rutan Palu, Fani Andika, dalam sambutannya menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. “Maulid Nabi adalah waktu yang tepat untuk kita semua, baik petugas maupun warga binaan, untuk kembali ke jalan yang lurus. Kita bisa belajar dari kesabaran, kejujuran, dan kasih sayang Nabi untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya. Suasana haru dan khidmat terasa saat para warga binaan melantunkan salawat dan mendengarkan ceramah agama. Ustadz Prof. Dr. H. Zainal Abidin, Ketua MUI Kota Palu yang menjadi penceramahsaat itu, menyampaikan pesan-pesan inspiratif akhlak Nabi Muhammad SAW dalam bergama dan bermuamalah dengan sesama manusia. Ia mengajak para warga binaan untuk meneladani sifat dan sikap nabi dalam membawa diri ditengah-tengah masyarakat. “Nabi adalah sebaik-baiknya teladan dalam bermuamalah dengan orang sekitar baik sesama orang muslim atau dengan orang lain yang bukan muslim, beliau adalah teladan nomor satu yang lahir di kota Mekkah dan memimpin Madinah,” ujar Zainal. Selain ceramah, acara ini juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan penampilan qasidah dari grup rebana pondok pesantren Tahfidzul Quran, Kota Palu. Mereka yang tampil terlihat bangga dan gembira dapat berkontribusi dalam acara keagamaan tersebut. Salah satu warga binaan, Doni, mengaku sangat termotivasi dengan peringatan Maulid Nabi tahun ini. “Saya sangat kagum dengan Nabi Muhammad SAW. Pesan-pesan yang disampaikan membuat saya sadar bahwa masih ada harapan untuk bisa kembali ke masyarakat dan menjadi orang yang bermanfaat,” tuturnya sesuai kegiatan. (Sm) HUMAS RUTAN PALU #kemenimipas #pemasyarakatan #guardandguide #humasimipas #infoimipas #faniandika @kemenimipas @ditjenpas @pemasyarakatansulteng

Sementara itu, Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Barabai, Nor Ipansyah menyampaikan apresiasi atas penyambutan dan kesempatan studi tiru tersebut. “Kami mendapatkan banyak hal baru, baik dari pemaparan maupun peninjauan langsung. Harapan kami, ilmu dan praktik baik di Lapas Banjarbaru dapat kami terapkan dan sesuaikan dengan kondisi di Rutan Barabai dalam rangka penguatan pembangunan Zona Integritas,” ungkapnya.

Dalam studi tiru tersebut, tim ZI Rutan Barabai berkesempatan meninjau sejumlah fasilitas pelayanan dan pembinaan Lapas Banjarbaru, mulai dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) untuk melihat langsung program pembinaan kemandirian warga binaan bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Kemudian, tim rombongan juga meninjau dapur sehat dan klinik pratama Lapas Banjarbaru untuk melihat standar kebersihan, mekanisme pengawasan makanan, dan layanan kesehatan bagi Warga Binaan. Seluruh kunjungan dilakukan dengan pendampingan tim serta penjelasan terkait sistem pengendalian mutu layanan operasional sesuai standar pemasyarakatan yang berlaku.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Lapas Banjarbaru berharap terciptanya kerja sama yang berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung transformasi pelayanan pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *