Pidie – Memasuki musim penghujan, potensi meningkatnya penyakit berbasis lingkungan kembali menjadi perhatian serius. Menyikapi hal tersebut, Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Serka La Muni, bersama tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Tiro, melaksanakan kegiatan imbauan kesehatan kepada masyarakat Desa Mampree, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie.
Kegiatan ini difokuskan pada edukasi kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan dini terhadap berbagai penyakit yang kerap muncul saat musim hujan, seperti demam berdarah, diare, dan infeksi saluran pernapasan. Warga diajak untuk aktif membersihkan selokan, mengelola sampah rumah tangga, serta mencegah genangan air di sekitar pemukiman.
Serka La Muni menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak akan efektif tanpa peran serta masyarakat. Menurutnya, kesadaran kolektif warga menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan lingkungan desa.
“Kami hadir untuk mengingatkan dan mengajak warga agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan. Pencegahan penyakit harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu rumah dan desa kita sendiri,” ujar Serka La Muni.
Sementara itu, tenaga kesehatan Puskesmas Kecamatan Tiro menilai bahwa perubahan perilaku masyarakat sangat berpengaruh terhadap penurunan risiko penyakit di musim hujan. Edukasi langsung kepada warga dinilai penting agar masyarakat memahami bahwa kebersihan lingkungan merupakan investasi kesehatan jangka panjang.
Di sisi lain, Geucik Desa Mampree, Jafarudin, menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap imbauan yang diberikan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
> “Kami mengapresiasi kepedulian Babinsa dan tenaga kesehatan. Harapan kami, warga tidak hanya mendengar imbauan, tetapi benar-benar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam menjaga kesehatan masyarakat serta memperkuat ketahanan wilayah dari ancaman nonfisik, khususnya di bidang kesehatan lingkungan.






