Pidie — Sinergitas TNI, Polri dan Pemerintah Kabupaten Pidie diwujudkan melalui aksi gotong royong massal dalam rangka Gerakan Nasional Cipta Lingkungan Bersih, Rapi dan Nyaman di seputaran Kota Sigli, Jumat (06/02/2026).
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan ruang publik.
Aksi bersih-bersih dilaksanakan serentak di enam lokasi strategis, yakni Masjid Agung Al Falah, Masjid Istiqomah, Alun-Alun Kota Sigli, Pantai Pelangi, Pasar Pante Tengoh, dan Pasar Kramat Dalam. Kegiatan ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional di Sentul, Bogor, 2 Februari 2026, yang menekankan pentingnya gerakan nasional menjaga kebersihan lingkungan dengan melibatkan seluruh elemen bangsa.
Ratusan personel gabungan TNI dari Kodim 0102/Pidie,Polres Pidie dan aparatur sipil negara, serta masyarakat turun langsung membersihkan area publik. Tidak hanya mengangkut sampah, peserta juga melakukan penataan fasilitas umum agar kawasan kota tampak lebih tertib, sehat, dan nyaman menjelang bulan suci Ramadhan.
Tampak hadir langsung dalam di lokasi Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Kasdim 0102/Pidie Mayor Cpl Hendri Anto, Kabag Ops AKP Raja Aminuddin Harahap, para asisten Pemda, kepala SKPK,Danramil jajaran Kodim 0102/Pdie serta unsur Muspika Kecamatan Kota Sigli.
Dandim 0102/Pidie melalui Kasdim 0102/Pidie, Mayor Cpl Hendri Anto menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah berkelanjutan untuk menanamkan kesadaran masyarakat agar menjaga kebersihan mulai dari lingkungan keluarga hingga ruang publik.
“Gerakan ini bertujuan membangun budaya hidup bersih, memperkuat semangat gotong royong, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam merawat lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Mayor Hendri Anto.
Ia menambahkan, lingkungan yang bersih berperan penting dalam mencegah munculnya wabah penyakit dan mengurangi risiko banjir akibat saluran yang tersumbat sampah. Karena itu, edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Pidie berharap gerakan ini menjadi momentum memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Dengan kolaborasi yang terus terjaga, Kota Sigli diharapkan semakin tertata, sehat, dan nyaman sebagai ruang hidup bagi seluruh masyarakat.






