Dapur MBG Cipanengah: Target 3.000 Porsi, Siap Jadi Percontohan Nasional

*Dapur MBG Cipanengah: Target 3.000 Porsi, Siap Jadi Percontohan Nasional.*

Pembangunan dan pengelolaan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Cipanengah terus berjalan intensif. Berbagai persiapan matang dilakukan, mulai dari penentuan sasaran manfaat hingga perekrutan tenaga kerja, demi memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan memberikan dampak luas bagi masyarakat.
(Kamis, 7/05/2026.)

Dalam pengelolaannya, mekanisme penyaluran manfaat dilakukan secara bertahap dan berkoordinasi erat dengan pemerintahan setempat.

“Untuk penerima manfaat saat ini, kami masih berkoordinasi dengan Korwil dan Pak Lurah terkait sistem zonasi. Sebenarnya di sekitar sini banyak sekolah, namun karena sudah ada yang mengambil alokasi, kami akan berkoordinasi lagi agar pembagiannya diratakan. Prinsipnya adalah pemerataan,” jelas pengelola, H. Ineu Supriati Ujarnya.

Jika terjadi kendala di tingkat kecamatan, keputusan akan dibawa ke tingkat Koordinator Wilayah (Korwil). Hingga saat ini, realisasi penerima manfaat baru mencapai sekitar 800 orang, yang mana ini masih dikategorikan sebagai tahap awal sebelum nantinya ditingkatkan secara bertahap.

Prioritaskan Warga Sekitar, Buka Lapangan Kerja

Salah satu keunggulan program ini adalah komitmennya untuk memberdayakan ekonomi lokal. Dalam hal perekrutan karyawan, dapur ini membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat sekitar, khususnya mereka yang membutuhkan pekerjaan.

“Kami merekrut warga yang menganggur, baik dewasa maupun yang memang membutuhkan penghasilan. RT berperan penting dalam menyeleksi, siapa yang lebih membutuhkan duluan. Misalnya ada janda atau kepala keluarga yang kesulitan ekonomi, itulah yang diprioritaskan sebelum merekrut dari luar wilayah,” tambahnya.

Dari sekitar 80 orang yang mendaftar dari dua wilayah, dilakukan penyortiran ketat. Rencananya, hanya akan diterima sekitar 47 hingga 50 orang karyawan inti, yang sudah termasuk posisi strategis seperti ahli gizi, KSPG, hingga akuntan. Jumlah ini akan dimaksimalkan penuh ketika target penerima manfaat nanti sudah mencapai 3.000 porsi.

Dapur MBG Cipanengah memiliki posisi istimewa karena berada di bawah naungan Yayasan Adi Upaya TNI AU, dengan mandat langsung dari Asisten Teritorial (Aster) TNI AU serta bimbingan Lanud Atang Sanjaya.

“Harapannya, dapur ini bisa menjadi percontohan bagi dapur-dapur lainnya. Beliau (Aster TNI AU) berpesan agar pengelolaannya sesuai dengan juknis dan spesifikasi yang benar,” ujarnya.

Ke depan, pihaknya juga merencanakan acara seremonial resmi. Rencananya, acara peluncuran atau launching akan digelar pada tanggal 15-an dengan mengundang pejabat dari Aster TNI AU, pengurus Yayasan Adi Upaya, serta perwakilan Lanud Atang Sanjaya.

Baca Juga Kasad Pimpin Serah Terima Enam Jabatan Strategis di TNI AD
“Insya Allah akan ada seremonialnya. Kami berharap tidak ada halangan, agar dapur ini bisa resmi beroperasi maksimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya penuh harap

.

Sementara itu, Ketua RW 01 Cipanengah, H.Nanang Muhtar, mengatakan bahwa perekrutan untuk warga di wilayahnya saat ini di perkirakan mencapai 20 orang.

“Untuk warga yang di ke RW an 01 ini sudah ada yang mendaftar kurang lebih 20 orang dan yang direkrut itu dipilih sesuai warga yang membutuhkan atau menganggur. Mana yang lebih penting , seperti janda, atau kepala keluarga yang menganggur termasuk para pemudanya juga,” jelas Ketua RW 01 saat berada di lokasi.

Ia berharap dengan keberadaan Dapur MBG di wilayahnya ini dapat memberikan manfaat, pemberdayaan dan berdampak pada perekonomian warga sekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *