Palu – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung agenda strategis nasional Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Hal ini dibuktikan melalui keikutsertaan aktif jajaran Bapas Palu dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kemenimipas Tahun 2026 yang resmi dibuka pada Senin (21/09/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida di dua lokasi berbeda. Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, hadir secara langsung di Jakarta mendampingi Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, bersama Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Sulteng, Kepala Bapas Kelas II Luwuk, dan Kepala LPP Kelas III Palu. Sementara itu, jajaran pejabat manajerial eselon IV dan V Bapas Palu mengikuti jalannya rakor secara daring dari Aula Bapas Kelas I Palu.
Keikutsertaan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi Nomor SAM PR.05.02-3. Mengusung tema “Dari Evaluasi Menuju Aksi: Mewujudkan Kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang Berkualitas dan Berintegritas”, rakor yang diikuti oleh seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan se-Indonesia ini menjadi momentum strategis untuk:
• Mengevaluasi capaian kinerja Semester II.
• Membahas kendala dan hambatan operasional di lapangan.
• Menyusun proyeksi target serta rekomendasi perbaikan hingga akhir tahun 2026.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh seluruh jajaran pejabat struktural Bapas Palu saat menyimak pengarahan melalui zoom meeting. Keikutsertaan ini menjadi cerminan komitmen Bapas Palu dalam memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas fungsi Pembimbingan Kemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, menegaskan pentingnya menindaklanjuti hasil evaluasi ini menjadi langkah konkret.
“Rakor Kemenimipas 2026 dengan tema ‘Dari Evaluasi Menuju Aksi’ ini sangat tepat dan relevan. Kami tidak boleh berhenti di evaluasi, tapi harus bergerak ke aksi nyata. Saya hadir langsung untuk memastikan semua arahan Menteri dan Dirjen bisa kami terjemahkan secara cepat di Bapas Palu—khususnya terkait penguatan layanan integrasi, pembimbingan klien, dan pembangunan Zona Integritas,” tegas M. Nur Amin.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, menekankan pentingnya eksekusi cepat di tingkat daerah.
“Kehadiran jajaran Pemasyarakatan Sulteng, baik langsung maupun daring, menunjukkan soliditas kita. Tema ‘Dari Evaluasi Menuju Aksi’ harus dimaknai sebagai momentum berbenah. Saya minta seluruh UPT di Sulteng, termasuk Bapas Palu, untuk tidak hanya mendengarkan, tapi mencatat dan langsung membuat rencana aksi setelah Rakor selesai. Evaluasi tanpa aksi adalah sia-sia. Kita harus PASTI Berdampak untuk masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Herman.
Melalui keikutsertaan dalam Rakor Kemenimipas 2026 ini, Bapas Kelas I Palu siap mengimplementasikan seluruh rekomendasi demi mewujudkan kinerja pemasyarakatan yang semakin maju, berkualitas, dan berintegritas.
Humas Bapas Kelas I Palu






