Nutrisi Timun Lewat Kocor, Warga Binaan Rutan Pelaihari Optimalkan Pertumbuhan 

PELAIHARI, INFO_PAS — Pertumbuhan tanaman yang sehat membutuhkan perawatan dan pemenuhan nutrisi yang tepat. Hal tersebut diterapkan warga binaan Rutan Kelas IIB Pelaihari melalui kegiatan pemupukan tanaman timun dengan sistem kocor di area perkebunan Rutan, Jumat (25/9/2026).

 

Sistem pemupukan kocor dilakukan dengan melarutkan pupuk ke dalam air, kemudian mengaplikasikannya langsung ke tanah di sekitar perakaran tanaman. Sistem ini membantu menyalurkan unsur hara melalui media tanah sehingga dapat diserap oleh akar untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

 

Dalam pelaksanaannya, warga binaan melakukan pemupukan dengan memperhatikan kondisi tanaman, kelembapan tanah, serta ketepatan dosis. Pemberian pupuk sesuai kebutuhan menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal.

 

Petugas pembinaan pertanian Rutan Pelaihari, M. Ridho, menjelaskan bahwa sistem pemupukan kocor menjadi salah satu teknik perawatan yang diperkenalkan kepada warga binaan dalam kegiatan perkebunan.

 

“Pemupukan dengan sistem kocor membantu pemberian nutrisi langsung ke area perakaran tanaman. Kami juga mengarahkan warga binaan agar memperhatikan takaran pupuk dan kondisi tanah, sehingga perawatan dilakukan dengan tepat dan tanaman dapat tumbuh dengan baik,” ujar Ridho.

 

Bagi warga binaan, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar langsung mengenai teknik budidaya tanaman. Amin, salah seorang warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mengaku mendapatkan pengalaman baru dalam merawat tanaman timun.

 

“Dari kegiatan ini, saya belajar bahwa merawat tanaman tidak cukup hanya dengan menyiram. Pemupukan juga harus dilakukan dengan cara dan takaran yang tepat. Saya jadi lebih memahami bagaimana menjaga tanaman agar tumbuh sehat dan bisa menghasilkan buah,” ungkap Amin.

 

Pemupukan menjadi salah satu tahapan penting dalam budidaya timun. Ketersediaan unsur hara yang cukup mendukung pertumbuhan batang dan daun, sekaligus membantu tanaman memasuki fase pembungaan dan pembentukan buah. Perawatan yang konsisten juga diperlukan untuk menjaga kondisi tanaman hingga masa panen.

 

Melalui pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan, Rutan Pelaihari terus mendorong pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan pertanian. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal praktis ketika mereka kembali ke masyarakat, sekaligus mendukung pemanfaatan lahan produktif untuk ketahanan pangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *