PELAIHARI, INFO_PAS — Saf-saf yang tersusun rapi di Masjid Istiqomah Rutan Kelas IIB Pelaihari menjadi bagian dari rutinitas pembinaan yang memiliki makna lebih dari sekadar pelaksanaan ibadah. Jumat (2/10/2026), Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti salat Jumat berjamaah dengan tertib bersama petugas.
Sebelum ibadah dimulai, WBP diarahkan menuju masjid dan menempati tempat yang telah ditentukan. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari mendengarkan khutbah hingga pelaksanaan salat Jumat berjamaah.
Bagi Rutan Pelaihari, kegiatan tersebut menjadi salah satu ruang pembinaan kepribadian. Kebiasaan hadir tepat waktu, mengikuti tata tertib, merapikan saf, menyimak khutbah, hingga menyelesaikan ibadah secara tertib menjadi bagian kecil dari proses membangun kedisiplinan dalam keseharian.
Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, M. Taufiq Saputra, mengatakan pembinaan keagamaan diarahkan agar memiliki dampak pada perilaku WBP, bukan hanya berlangsung sebagai kegiatan rutin.
“Yang kami harapkan bukan hanya WBP hadir dan mengikuti salat Jumat, tetapi juga mampu mengambil nilai dari ibadah tersebut. Kedisiplinan, ketenangan, dan dorongan untuk memperbaiki diri diharapkan dapat terbawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Taufiq.
Menurutnya, pembinaan membutuhkan proses yang konsisten. Kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara memberikan ruang kepada WBP untuk membangun kebiasaan positif sekaligus melakukan refleksi terhadap diri selama menjalani masa pembinaan.
Suasana ibadah yang berlangsung tertib juga menunjukkan bahwa kegiatan pembinaan dapat berjalan berdampingan dengan pengamanan. Petugas tetap melakukan pendampingan dan pengawasan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Masjid Istiqomah pun terus menjadi salah satu ruang penting dalam pembinaan WBP di Rutan Pelaihari. Di tempat tersebut, mereka tidak hanya menjalankan kewajiban ibadah, tetapi juga belajar membangun kebiasaan, disiplin, dan tanggung jawab yang diharapkan menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.






