Maybrat, Papua Barat Daya – Dalam rangka mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat Daya, Danrem 181/PVT, Kapolda PBD dan Kabinda PBD selalu mengedepankan upaya Soft Approach dan Hard Approach. Hal ini telah membuahkan hasil dengan adanya informasi rencana penyerahan diri dua orang tokoh OPM Kodap IV/Sorong Raya, Anton Fatem dan Yesias Fatem.
Pada Rabu, 14 Oktober 2026, pukul 19.30 WIT, Wakil Bupati Maybrat bersama anggota DPRD Kabupaten Maybrat, Bapak Aikingking, serta tokoh adat Bapak Zakeus Mao Mao, berkunjung ke kediaman Dandim 1809/Maybrat. Pertemuan tersebut membahas rencana penyerahan diri Anton Fatem dan Yesias Fatem melalui pendekatan persuasif yang melibatkan tokoh adat dan pihak keluarga.
Sebagai tindak lanjut, direncanakan pada 15 Oktober 2026, Bapak Zakeus Mao Mao akan bergerak menuju lokasi penjemputan. Selanjutnya, Wakil Bupati Maybrat, Bapak Aikingking, Dandim 1809/Maybrat, Kapolres, serta perwakilan Satgas Yonif 764, Yonmar 9, dan Rajawali, akan bergerak menuju titik yang telah diinformasikan oleh tokoh adat, dengan dukungan pihak keluarga.
Setelah proses penjemputan, kedua orang tokoh OPM tersebut direncanakan dibawa menuju Kotis Satgas Yonmar 9 untuk selanjutnya diserahkan kepada Danrem 181/PVT, Kapolda PBD dan Kabinda PBD.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengedepankan pendekatan persuasif atau
soft Approach, serta peran tokoh adat dan dukungan keluarga dalam mendorong penyelesaian konflik secara damai. Sinergi seluruh unsur diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif serta memberikan harapan bagi terwujudnya kedamaian dan persatuan di wilayah Papua Barat Daya.
Korem 181/Praja Vira Tama
Profesional, Responsif, Adaptif, Visioner, Integratif, Tanggap, dan Amanah.
#Korem181PVT
#PrajaViraTama
#PapuaBaratDaya
#JagaKedamaian
#SinergiUntukNegeri






