PELAIHARI, INFO_PAS — Perubahan kecil terkadang membawa arti besar. Rambut yang tertata rapi bukan sekadar soal penampilan, tetapi juga tentang menjaga kebersihan, menghargai diri sendiri, dan menumbuhkan kembali rasa percaya diri. Semangat inilah yang tercermin dalam kegiatan barbershop bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Rabu (28/10/2026), sebagai bagian dari perhatian terhadap kebutuhan perawatan diri selama menjalani masa pembinaan.
Melalui layanan barbershop, warga binaan mendapatkan kesempatan untuk merapikan rambut dan menjaga kebersihan diri secara teratur. Di tengah rutinitas kehidupan di dalam rutan, perhatian terhadap penampilan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan dan membangun kebiasaan hidup bersih.
Kegiatan ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar memangkas rambut. Perawatan diri menjadi salah satu cara sederhana untuk membangun rutinitas positif, menumbuhkan kedisiplinan, serta mengingatkan bahwa setiap orang tetap berhak mendapatkan perhatian terhadap kebersihan dan kenyamanan dirinya.
Petugas Rutan Pelaihari, Dimas Aulia Ramadhan, yang mendampingi kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa layanan barbershop menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan perawatan diri warga binaan. Menurutnya, kebersihan dan kerapian perlu dijaga sebagai bagian dari kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan.
“Melalui kegiatan barbershop ini, kami ingin membantu warga binaan tetap menjaga kebersihan dan kerapian diri. Hal sederhana seperti memotong rambut secara teratur juga penting untuk membangun kebiasaan hidup bersih, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan kedisiplinan dalam keseharian,” ujar Dimas.
Selain mendukung kebersihan diri, layanan ini memberikan ruang bagi warga binaan untuk tetap memperhatikan penampilan mereka. Rambut yang rapi dapat menjadi bagian dari kenyamanan pribadi sekaligus mendorong tumbuhnya sikap positif dalam menjalani aktivitas sehari-hari di lingkungan rutan.
Rutan Pelaihari terus berupaya menghadirkan pelayanan yang memperhatikan kebutuhan warga binaan secara manusiawi. Kegiatan barbershop menjadi salah satu bentuk pelayanan yang mendukung pemenuhan kebutuhan dasar sekaligus mencerminkan pendekatan pemasyarakatan yang mengedepankan kebersihan, kenyamanan, dan penghormatan terhadap martabat manusia.
Pada akhirnya, pembinaan tidak selalu dimulai dari langkah besar. Kebiasaan sederhana seperti menjaga rambut tetap rapi dan merawat kebersihan diri juga menjadi bagian dari proses membangun disiplin serta menghargai diri sendiri. Melalui pelayanan yang berkelanjutan, Rutan Pelaihari terus mendukung tumbuhnya kebiasaan positif sebagai bekal warga binaan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.






