DANREM 181/PVT DAMPINGI PANGDAM XVIII/KASUARI HADIRI KUNJUNGAN KERJA MENKO POLKAM RI DI PAPUA BARAT DAYA, PERKUAT SINERGI TNI-POLRI DAN STABILITAS KEAMANAN

SORONG – Komandan Korem (Danrem) 181/Praja Vira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., mendampingi Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, menghadiri rangkaian kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI), Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., beserta rombongan di wilayah Provinsi Papua Barat Daya, Rabu (28/10/2026).

Kunjungan kerja tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat dalam memperkuat stabilitas politik dan keamanan, khususnya di wilayah Papua Barat Daya, melalui peningkatan koordinasi dan sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BIN, serta seluruh unsur terkait.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Menko Polkam RI beserta rombongan di Bandar Udara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong. Kedatangan rombongan disambut dengan prosesi penyematan mahkota Papua oleh pemuka adat Moi sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan secara adat di Tanah Papua.

Selanjutnya, Menko Polkam RI beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja dan rapat koordinasi penguatan stabilitas keamanan di Mapolda Papua Barat Daya. Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., serta unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, dan pejabat terkait lainnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, dibahas perkembangan situasi keamanan di wilayah Papua Barat Daya, serta langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas wilayah melalui koordinasi lintas sektor, pendekatan kemanusiaan, dialog, kearifan lokal, dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., memaparkan pentingnya loyalitas, koordinasi, dan kerja sama antarsatuan dalam pelaksanaan tugas. Sinergi antara Polda Papua Barat Daya, Korem 181/PVT, Kodam XVIII/Kasuari, satuan kewilayahan, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

Danrem juga menekankan bahwa upaya pemulihan pascakonflik membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, akademisi, dan unsur terkait lainnya. Pendekatan persuasif dan komunikasi dengan keluarga serta tokoh masyarakat diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat, mendukung reintegrasi sosial, dan membuka ruang bagi pihak-pihak yang ingin kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam arahannya, Menko Polkam RI menegaskan bahwa pembangunan Tanah Papua harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui peningkatan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, perumahan, maupun pemberdayaan ekonomi.

Menko Polkam RI juga mengingatkan agar seluruh personel TNI-Polri senantiasa mengedepankan pendekatan persuasif, dialogis, dan humanis dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku. Pelaksanaan tugas pengamanan harus dilakukan secara terpadu dengan pembagian tugas, mekanisme koordinasi, sistem kendali, dan pertanggungjawaban yang jelas.

Selain itu, stabilitas keamanan harus berjalan beriringan dengan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat dalam mewujudkan Papua Barat Daya yang aman, damai, dan sejahtera.

Usai melaksanakan rapat koordinasi di Mapolda Papua Barat Daya, Menko Polkam RI beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Gedung Serba Guna (GSG) Yonif 762/Vira Yudha Sakti (VYS), Kota Sorong, untuk melaksanakan peninjauan dan memberikan pengarahan kepada sekitar 760 personel TNI-Polri yang hadir.

Dalam arahannya kepada personel, Menko Polkam RI menekankan pentingnya menjaga soliditas, kekompakan, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, serta senantiasa mengutamakan faktor keselamatan.

Sebagai bagian dari kegiatan di Yonif 762/VYS, Menko Polkam RI juga melaksanakan penanaman pohon matoa sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan koordinasi dan sinergi seluruh unsur terkait semakin kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua Barat Daya.

Korem 181/PVT — PRAVITA

Profesional, Responsif, Adaptif, Visioner, Integratif, Tanggap, dan Amanah.

#Korem181PVT

#PrajaViraTama

#MenkoPolkamRI

#KodamXVIIIKasuari

#TNIProfesional

#SinergitasTNI_POLRI

#PapuaBaratDaya

#NKRIHargaMati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *