Pidie — Dalam rangka menjaga kestabilan ekonomi masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 05/Indra Jaya Kodim 0102/Pidie, Sertu Abdar Liansah, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga serta ketersediaan bahan pokok (sembako) di Pasar Caleue, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie, Kamis (13/11/2025).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI melalui aparat kewilayahan dalam memastikan kondisi harga sembako tetap stabil dan pasokan bahan pokok tersedia dengan baik, khususnya menjelang akhir tahun yang biasanya diiringi fluktuasi harga di pasar tradisional. Dalam kegiatan monitoring tersebut, Sertu Abdar Liansah berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi pasar, baik dari sisi harga jual maupun ketersediaan barang.
Beberapa pedagang mengungkapkan bahwa sejauh ini harga sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula pasir relatif stabil, meskipun ada sedikit kenaikan pada komoditas cabai dan bawang merah akibat faktor cuaca dan pasokan dari luar daerah. ‘Alhamdulillah, stok bahan pokok di pasar Caleue masih cukup dan harga belum mengalami lonjakan yang signifikan. ujar salah satu pedagang sembako saat ditemui Babinsa.
Sertu Abdar Liansah menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pangan dan mengantisipasi kemungkinan kelangkaan barang kebutuhan pokok di masyarakat.
“Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan harga-harga kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan barang mencukupi. Hal ini penting agar situasi ekonomi tetap kondusif dan masyarakat tidak panik menghadapi isu-isu kelangkaan,” jelas Sertu Abdar Liansah.
Melalui kegiatan ini, Koramil 05/Indra Jaya berharap masyarakat dapat merasa tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi lokal. Kegiatan seperti ini juga menjadi wujud nyata peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD dalam mendukung kesejahteraan dan ketahanan pangan di wilayah binaannya.






