Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melaksanakan apel dan penandatanganan komitmen bersama Zero Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba) sebagai bentuk penguatan integritas seluruh jajaran, Sabtu, (18/4). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Lapas Banjarbaru ini diikuti seluruh petugas sebagai upaya mempertegas komitmen pemberantasan pelanggaran dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih serta aman.
Apel dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, yang bertindak sebagai pembina apel. Seluruh petugas hadir mengikuti kegiatan dengan tertib dan khidmat sebagai wujud kesiapan bersama dalam mendukung pelaksanaan komitmen Zero Halinar di lingkungan Lapas Banjarbaru.
Dalam rangkaian kegiatan, seluruh pegawai terlebih dahulu membacakan ikrar bersama sebagai bentuk pernyataan sikap dan kesungguhan dalam menolak keberadaan handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba di dalam lapas. Pembacaan ikrar ini menjadi simbol persatuan langkah seluruh jajaran untuk menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
Setelah pembacaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Kepala Lapas Banjarbaru beserta pejabat struktural. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk penguatan tanggung jawab moral dan kedinasan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari praktik pelanggaran serta mendukung program pemasyarakatan yang bersih.
Dalam arahannya, Kepala Lapas Banjarbaru I Made Supartana menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh petugas dalam menjaga marwah institusi. “Komitmen Zero Halinar bukan sekadar seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata oleh seluruh petugas demi menciptakan Lapas Banjarbaru yang bersih, aman, dan berintegritas,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan internal dan integritas petugas dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba. Diharapkan semangat Zero Halinar dapat terus menjadi budaya kerja yang konsisten demi terciptanya layanan pemasyarakatan yang profesional, bersih, dan terpercaya.






