Babinsa Koramil 03/Delima Bersama Warga Gotong Royong Bangun Drainase di Desa Dayah Reubee
Pidie – Upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus memperkuat kebersamaan dengan masyarakat terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 03/Delima Kodim 0102/Pidie, Sertu Syukri, yang turun langsung melaksanakan kegiatan karya bakti bersama warga di Desa Dayah Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Senin (27/04/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembangunan saluran drainase di sepanjang jalan desa. Pembangunan ini bertujuan untuk memperlancar aliran air, terutama saat musim hujan, guna mencegah terjadinya genangan maupun kerusakan badan jalan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Sertu Syukri mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan karya bakti merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, pembangunan drainase ini sangat penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari.
“Melalui gotong royong ini, kita tidak hanya membangun fasilitas desa, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus kita jaga,” ujarnya di sela kegiatan.
Warga Desa Dayah Reubee menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka terlihat antusias dan turut berpartisipasi aktif dalam proses pengerjaan, mulai dari penggalian hingga penyusunan material drainase.
Salah seorang warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa yang selalu hadir di tengah masyarakat.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa. Selain memberi semangat, beliau juga ikut bekerja bersama kami,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dinilai sebagai bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Selain memperbaiki infrastruktur, gotong royong tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan dan fasilitas umum.
Dengan adanya pembangunan drainase ini, diharapkan aliran air di sepanjang jalan desa menjadi lebih tertata, sehingga mampu mengurangi risiko banjir kecil serta meningkatkan kualitas jalan bagi pengguna.






