Deteksi Dini Penyakit Menular, Lapas Banjarbaru Periksa 100 Warga Binaan

Deteksi Dini Penyakit Menular, Lapas Banjarbaru Periksa 100 Warga Binaan

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melaksanakan kegiatan deteksi dini penyakit menular bagi Warga Binaan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru dan Puskesmas Rawat Inap Cempaka Kota Banjarbaru, Selasa, (12/5). Kegiatan yang berlangsung di Klinik Pratama Lapas Banjarbaru tersebut diikuti sebanyak 100 Warga Binaan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular di lingkungan lapas.

Kegiatan pemeriksaan dilaksanakan oleh tim dari Dinkes Kota Banjarbaru bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Rawat Inap Cempaka Kota Banjarbaru. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan Human Immunodeficiency Virus (HIV), sifilis, Hepatitis C Virus (HCV), dan tuberkulosis (TB) kepada Warga Binaan.

Kepala Sub Seksi Perawatan Lapas Banjarbaru, Dedy Safitri, menjelaskan kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan tetap terpantau dengan baik. “Melalui deteksi dini ini, kami berharap potensi penyebaran penyakit menular dapat dicegah sejak awal sehingga kesehatan Warga Binaan tetap terjaga selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Perwakilan Dinkes Kota Banjarbaru, Akhmad Rijani, menegaskan sinergi lintas instansi diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan. “Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk bagi Warga Binaan di Lapas Banjarbaru,” tegasnya.

Sementara itu, dokter dari Puskesmas Rawat Inap Cempaka Kota Banjarbaru, dr. Rakhmad Khumaidi, menyebut pemeriksaan kesehatan secara berkala memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi penyakit menular. “Pemeriksaan rutin seperti ini sangat membantu proses identifikasi dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” jelasnya.

Melalui kegiatan deteksi dini tersebut, Lapas Banjarbaru berharap pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan dapat terus ditingkatkan melalui kolaborasi bersama instansi terkait. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan lapas yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan secara optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *