Dukung Penanganan Overcapacity, Lapas Banjarbaru Pindahkan 100 Narapidana ke LPN Karang Intan

Dukung Penanganan Overcapacity, Lapas Banjarbaru Pindahkan 100 Narapidana ke LPN Karang Intan

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melaksanakan mutasi 100 narapidana ke Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Rabu, (20/5). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penanganan overcapacity serta penataan hunian Warga Binaan.

Pelaksanaan mutasi dilakukan dengan pengawalan ketat bersama personel Kepolisian Resor (Polres) Banjarbaru guna memastikan proses pemindahan berjalan aman dan tertib. Seluruh Warga Binaan yang dipindahkan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan administrasi dan pengecekan kesehatan sebelum diberangkatkan menuju Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.

Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, menegaskan bahwa mutasi narapidana menjadi langkah strategis untuk menjaga kondisi hunian tetap kondusif dan mendukung pembinaan yang lebih optimal. Menurutnya, penataan kapasitas hunian menjadi salah satu fokus penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan tertib. “Kegiatan mutasi ini merupakan upaya kami dalam mendukung penanganan overcapacity sekaligus memastikan proses pembinaan Warga Binaan dapat berjalan lebih efektif dan maksimal,” tegasnya.

Selain mendukung penataan hunian, aspek keamanan selama proses pemindahan juga menjadi perhatian utama petugas. Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Lapas Banjarbaru, Jagad Agus Nugroho, menyampaikan seluruh tahapan pengamanan telah dipersiapkan secara matang bersama aparat kepolisian. “Seluruh proses pengawalan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga Warga Binaan tiba di lokasi tujuan,” ujarnya.

Dengan terlaksananya kegiatan mutasi tersebut, Lapas Kelas IIB Banjarbaru berharap kapasitas hunian menjadi lebih tertata sehingga pembinaan terhadap Warga Binaan dapat berlangsung secara optimal. Sinergi antara petugas pemasyarakatan dan aparat kepolisian juga diharapkan terus terjalin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *