DEIYAI, TIGI – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Deiyai menggelar aksi kebangsaan Pembentangan Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 1.000 meter dengan lebar 150 centimeter.
Kegiatan bersejarah ini dipusatkan di Lapangan Apel Kantor Bupati Deiyai, Jl. Poros Tigi Dou, Kampung Wagete I, Distrik Tigi, Senin (17/08/2026), dan dihadiri lengkap oleh seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Deiyai.
Tampak hadir, a. Bpk. Melkianus Mote, S.T (Bupati Kab. Deiyai), b. Bpk. Ayub Pigome (Wakil Bupati Deiyai), c. Letkol Inf Muhammad Habli Aufa, S.H (Dandim 1703/Deiyai), d. Kompol Sarifudin Ahmad, S.IK (Kapolres Deiyai), e. Bpk. Gergorius Mote (Ketua DPRD Kab. Deiyai), f. Bpk. Ambrosius Eria, S.Pd (Plh. Sekda Kab. Deiyai), g. Kapten Inf Armada Nasution (Dantim Satgas Opsintelstrad Bais TNI), h. Kepala OPD Kab. Deiyai, i. Para Anggota DPRD Kab. Deiyai, j. Para Kabag dan Kasubbag Setda Kab. Deiyai, k. Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan di Kab. Deiyai, l. Para Ketua Paguyuban Nusantara di Kab. Deiyai, m. Seluruh peserta upacara di Kab. Deiyai.
Sejak pagi, ratusan masyarakat dari 5 Distrik di Kabupaten Deiyai telah memadati lokasi. Dengan penuh semangat gotong-royong, bendera raksasa yang membutuhkan lebih dari 500 orang pembentang itu dibentangkan dan diarak di sepanjang jalan poros Waghete.
Suasana berlangsung meriah, penuh haru dan nasionalisme.
Bupati Deiyai dalam amanatnya menyampaikan:
“Pembentangan bendera 1000 meter ini bukan hanya soal ukuran, tetapi soal makna. Di usia ke-81 tahun kemerdekaan ini, kita ingin menanamkan bahwa Merah Putih adalah pemersatu kita semua. Dari Deiyai, dari jantung Papua Tengah, kita kirim pesan bahwa kita satu, kita Indonesia. Semangat ini harus kita bawa untuk membangun Deiyai yang damai, maju dan sejahtera,” ujar Bupati Melkianus Mote.
Sementara itu, Forkopimda Kabupaten Deiyai menegaskan soliditas dan sinergitas tetap terjaga untuk menjaga keutuhan NKRI dan stabilitas keamanan di wilayah Deiyai.
Pelaksanaan pembentangan bendera merah putih sepanjang 1000 Meter (1 KM) tetap berjalan dengan dibantu lembaga adat, ASN, TNI/Polri kewilayahan, Pelajar, Paskibraka dan Peserta upacara lainnya dapat berjalan dengan baik dan aman.






