PELAIHARI, INFO_PAS — Komitmen Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari dalam menjaga kualitas pengelolaan anggaran kembali mendapat apresiasi. Rutan Pelaihari meraih Piagam Penghargaan sebagai Satuan Kerja Terbaik Pertama dalam penilaian kinerja pelaksanaan anggaran dan digitalisasi pembayaran Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Forum Konsultasi Publik, Sosialisasi Antikorupsi dan Antigratifikasi, serta Apresiasi Kinerja Pelaksanaan Anggaran dan Digitalisasi Pembayaran yang diselenggarakan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pelaihari di Aula KPPN Pelaihari, Selasa (18/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WITA tersebut dihadiri oleh Kepala Subseksi Pengelolaan Rutan Pelaihari, M. Taufiq Saputra, bersama Staf Bendahara Rutan Pelaihari. Dalam kesempatan tersebut, M. Taufiq Saputra sekaligus menerima Piagam Penghargaan sebagai perwakilan Rutan Pelaihari yang diserahkan secara langsung oleh Kepala KPPN Pelaihari, Samsudin.
Berdasarkan undangan resmi KPPN Pelaihari, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik dengan melibatkan para pemangku kepentingan. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi standar layanan KPPN, sosialisasi antikorupsi dan antigratifikasi, diskusi dua arah, penandatanganan berita acara, serta pemberian penghargaan atas kinerja pelaksanaan anggaran dan digitalisasi pembayaran Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap proses pengelolaan anggaran yang dilaksanakan secara tertib dan akuntabel. Bagi Rutan Pelaihari, capaian ini tidak hanya menjadi sebuah prestasi administratif, tetapi juga menjadi dorongan untuk terus menjaga kualitas tata kelola keuangan agar dapat mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan dan pelayanan kepada masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Rutan Pelaihari, Eri Triyanto, memberikan tanggapan atas capaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan kinerja sekaligus terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen dan kerja bersama seluruh jajaran Rutan Pelaihari dalam menjaga pengelolaan anggaran agar berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan kinerja, meningkatkan ketelitian dan akuntabilitas, serta memastikan pengelolaan anggaran dapat mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan dan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” ujar Eri.
Sementara itu, Kepala KPPN Pelaihari, Samsudin, menyampaikan apresiasi atas capaian Rutan Pelaihari yang berhasil menjadi satuan kerja terbaik pertama dalam penilaian tersebut. Menurutnya, penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap satuan kerja yang menunjukkan komitmen dalam pelaksanaan anggaran dan digitalisasi pembayaran.
“Kami memberikan apresiasi kepada Rutan Pelaihari atas capaian sebagai Satuan Kerja Terbaik Pertama. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk mempertahankan kinerja sekaligus terus meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran dan digitalisasi pembayaran secara tertib, efektif, dan akuntabel,” ungkap Samsudin.
Penghargaan tersebut diterima oleh M. Taufiq Saputra selaku Kepala Subseksi Pengelolaan yang mewakili Kepala Rutan Pelaihari. Pencapaian ini menjadi hasil dari kerja bersama jajaran Rutan Pelaihari, khususnya dalam memastikan setiap tahapan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan dan mendukung kebutuhan operasional pemasyarakatan.
Selain menjadi bentuk apresiasi, capaian tersebut juga menjadi momentum bagi Rutan Pelaihari untuk melakukan evaluasi dan mempertahankan kualitas kinerja pada periode berikutnya. Pengelolaan anggaran yang semakin tertib, tepat, dan transparan diharapkan dapat terus memperkuat pelaksanaan tugas serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik.
Dengan penghargaan ini, Rutan Pelaihari berkomitmen menjadikan capaian tersebut sebagai bagian dari proses perbaikan berkelanjutan, sehingga pengelolaan sumber daya negara tidak berhenti pada capaian administratif, tetapi benar-benar mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan dan manfaat pelayanan bagi masyarakat.






