Rutan Pelaihari Berikan Layanan Pengobatan, 23 Warga Binaan Jalani Pemeriksaan

PELAIHARI, INFO_PAS — Keluhan kesehatan warga binaan menjadi perhatian Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari melalui pelayanan pengobatan di Klinik Pratama Rutan Pelaihari. Sebanyak 23 warga binaan mendapatkan pemeriksaan kesehatan pada Selasa (8/9/2026) sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan.

 

Pelayanan tersebut menyasar 23 warga binaan laki-laki, terdiri dari 21 narapidana dan dua tahanan. Warga binaan yang sebelumnya menyampaikan keluhan sakit kepada petugas blok kemudian diarahkan untuk mendapatkan pemeriksaan di Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Pelaihari.

 

Setibanya di klinik, warga binaan mendapatkan pemeriksaan dasar untuk mengetahui kondisi kesehatan serta keluhan yang dirasakan. Setelah pemeriksaan, petugas kesehatan memberikan penanganan dan obat sesuai dengan kebutuhan masing-masing warga binaan.

 

Pelayanan kesehatan tersebut dilaksanakan oleh dr. Mariatul Kiptiah selaku Penanggung Jawab Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Pelaihari dari Puskesmas Angsau, bersama petugas kesehatan Rutan Pelaihari, Andika.

 

Menurut Andika, mekanisme pelaporan melalui petugas blok menjadi salah satu cara agar warga binaan yang mengalami keluhan kesehatan dapat segera diarahkan memperoleh pelayanan.

 

“Ketika warga binaan menyampaikan keluhan kepada petugas blok, kami tindak lanjuti dengan mengarahkan yang bersangkutan ke klinik untuk diperiksa. Dengan begitu, keluhan yang dirasakan dapat diketahui dan diberikan penanganan sesuai kebutuhan,” ujar Andika.

 

Sementara itu, dr. Mariatul Kiptiah mengatakan pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi warga binaan selama berada di lingkungan rutan. Pelayanan dilakukan dengan melihat keluhan dan kondisi kesehatan yang ditemukan saat pemeriksaan.

 

“Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan dan menentukan penanganan yang sesuai dengan keluhan yang disampaikan. Pelayanan kesehatan yang dilakukan secara rutin juga membantu memantau kondisi mereka selama berada di Rutan Pelaihari,” kata dr. Mariatul Kiptiah.

 

Pelayanan pengobatan ini menjadi salah satu bentuk upaya Rutan Pelaihari memastikan warga binaan tetap memiliki akses terhadap layanan kesehatan ketika mengalami keluhan. Penanganan dilakukan melalui alur pelayanan yang tersedia, mulai dari penyampaian keluhan kepada petugas blok hingga pemeriksaan di Klinik Pratama.

 

Dengan pelayanan tersebut, Rutan Kelas IIB Pelaihari terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan. Kondisi kesehatan yang terpantau diharapkan turut mendukung warga binaan dalam mengikuti aktivitas pembinaan secara optimal selama menjalani masa pidana maupun tahanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *