DANDIM 1703/DEIYAI BERSAMA PERSIT HADIR DI TENGAH DUKA KORBAN KEBAKARAN KOMPAS ENAROTALI BAWA BANTUAN DAN HARAPAN

PANIAI – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Kodim 1703/Deiyai. Di tengah kesedihan keluarga yang menjadi korban kebakaran di kawasan Kompas, Enarotali, Kabupaten Paniai, Dandim 1703/Deiyai Letkol Inf Muhammad Habli Aufa, S.H., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXII Dim 1703/Deiyai Ny. Ficka Habli Aufa, turun langsung menemui para korban. Selasa (8/9/2026).

 

Kehadiran Dandim bersama Persit bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk memberikan dukungan moril dan semangat kepada keluarga yang tengah menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah kebakaran.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kodim 1703/Deiyai menyalurkan sejumlah bantuan berupa bahan makanan, sembako, uang tunai, serta pakaian layak pakai kepada keluarga korban.

 

Dandim 1703/Deiyai Letkol Inf Muhammad Habli Aufa, S.H., mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan rasa empati keluarga besar Kodim 1703/Deiyai kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

 

“Bantuan ini kami berikan sebagai bentuk kepedulian kami kepada keluarga korban kebakaran. Bantuan berupa bahan makanan, sembako, uang tunai dan pakaian layak pakai ini merupakan donasi dari para anggota Kodim 1703/Deiyai,” ujar Dandim.

 

Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menggantikan apa yang telah hilang akibat musibah, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan para korban dalam menjalani hari-hari setelah kebakaran.

 

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban keluarga yang terdampak. Yang terpenting, jangan merasa sendiri. Kami dari keluarga besar Kodim 1703/Deiyai akan terus berupaya hadir bersama masyarakat,” tambahnya.

 

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang XXXII Dim 1703/Deiyai, Ny. Ficka Habli Aufa, menyampaikan bahwa Persit juga turut merasakan kesedihan yang dialami para korban.

 

Ia mengatakan, kehadiran para anggota Persit di tengah-tengah korban merupakan bentuk kepedulian sekaligus dukungan kepada keluarga yang sedang menghadapi cobaan.

 

“Kami dari ibu-ibu Persit turut hadir di tengah-tengah keluarga korban. Kami juga menggalang dana dari para anggota Persit sebagai bentuk kepedulian dan rasa kebersamaan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,” ungkap Ny. Ficka.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan sedikit kebahagiaan dan kekuatan bagi keluarga korban untuk bangkit kembali.

 

“Semoga keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan. Apa yang kami berikan mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat menjadi tanda bahwa masih banyak yang peduli dan ingin bersama-sama membantu,” tuturnya.

 

Kehadiran Dandim 1703/Deiyai bersama Persit di lokasi korban kebakaran menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui bantuan, tetapi juga melalui kehadiran, perhatian dan dukungan moril.

 

Di tengah luka dan kehilangan yang dialami para korban, uluran tangan dan kepedulian dari berbagai pihak diharapkan menjadi kekuatan bagi mereka untuk kembali menata kehidupan dan bangkit dari musibah yang terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *