Hadapi Cuaca Kering, Rutan Pelaihari Perkuat Perawatan Timun dan Pare di Kebun SAE

PELAIHARI, INFO_PAS – Cuaca panas membuat tanaman di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari membutuhkan perhatian lebih. Petugas bersama Warga Binaan tetap rutin turun ke kebun untuk memastikan tanaman timun dan pare tumbuh optimal, Minggu (13/9/2026).

Sejak pagi, Petugas Pembinaan Pertanian, M. Ridho, bersama Warga Binaan melakukan penyiraman secara terukur. Air diberikan pada area sekitar tanaman untuk menjaga kelembapan tanah dan membantu tanaman bertahan di tengah kondisi cuaca yang lebih kering.

Perawatan tidak berhenti pada penyiraman. Kondisi daun, batang, hingga perkembangan tanaman turut diperiksa untuk memastikan tidak ada bagian yang mengalami gangguan. Perawatan rutin menjadi kunci agar tanaman tetap sehat hingga memasuki masa panen.

Bagi Warga Binaan, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas berkebun. Setiap proses mengajarkan ketelitian, kesabaran, dan tanggung jawab karena hasil pertanian sangat bergantung pada konsistensi dalam merawatnya.

M. Ridho mengatakan kondisi cuaca kering membuat intensitas pemantauan perlu ditingkatkan.

“Kalau cuaca lebih panas, tanaman memang harus lebih sering dipantau. Penyiraman kami sesuaikan dengan kondisi tanah dan tanaman agar tetap tumbuh dengan baik. Dari kegiatan ini Warga Binaan juga belajar bahwa hasil yang baik membutuhkan perawatan yang konsisten,” ujar Ridho.

Kegiatan di Kebun SAE menjadi bagian dari pembinaan kemandirian Rutan Pelaihari melalui keterampilan pertanian. Warga Binaan mendapatkan pengalaman langsung dalam mengelola tanaman sekaligus memahami proses pertanian dari perawatan hingga menghasilkan.

Pemanfaatan lahan melalui budidaya timun dan pare juga menjadi bagian dari upaya Rutan Pelaihari mendukung kemandirian pangan di lingkungan Pemasyarakatan.

Di tengah cuaca yang menantang, aktivitas di Kebun SAE tetap berjalan. Dari tanaman yang dirawat setiap hari, Warga Binaan belajar bahwa kemandirian dibangun melalui proses sederhana: bekerja, merawat, dan bertanggung jawab hingga menghasilkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *