SORONG – Komandan Korem (Danrem) 181/Praja Vira Tama (PVT), Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P., memimpin Upacara Bendera 17-an bulan Oktober 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Korem 181/PVT, Jalan Pramuka, Kelurahan Malamso, Distrik Malaisimsa, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, Senin (19/10/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh para prajurit TNI dan ASN di lingkungan Korem 181/PVT sebagai wujud penguatan jiwa nasionalisme, kedisiplinan, loyalitas, serta tanggung jawab dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dalam kesempatan tersebut, Danrem 181/PVT membacakan amanat Panglima TNI yang menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi dari Presiden Republik Indonesia kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas terselenggaranya peringatan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 secara sederhana, tetapi penuh khidmat. Momentum tersebut diharapkan menjadi sarana introspeksi dan pembenahan diri agar TNI semakin profesional dan semakin dicintai rakyat.
Amanat Panglima TNI juga menyoroti dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks, mulai dari persaingan geopolitik, konflik bersenjata, perang informasi dan kognitif, hingga perkembangan teknologi peperangan modern seperti kecerdasan buatan, sistem persenjataan nirawak atau drone, peperangan elektronika, serta sistem komando berbasis teknologi.
Menghadapi tantangan tersebut, seluruh prajurit TNI dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan, memperkuat soliditas antarmatra, menguasai teknologi pertahanan, serta membangun ketahanan wilayah bersama rakyat, termasuk mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Selain itu, setiap satuan harus senantiasa menjaga kewaspadaan, kesiapsiagaan operasional, kemampuan deteksi dini, dan kecepatan dalam merespons setiap perkembangan ancaman.
Panglima TNI juga menegaskan pentingnya modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) yang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, kesiapan operasional satuan, serta kemampuan prajurit dalam menghadapi berbagai tugas, baik operasi militer maupun penanggulangan bencana alam.
Di bidang pembinaan personel, perhatian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya harus dijawab dengan peningkatan kinerja, disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.
Secara khusus, Panglima TNI memberikan penekanan terhadap pencegahan segala bentuk pelanggaran hukum dan disiplin, seperti tindak kriminal, penyalahgunaan narkoba, perjudian dan judi online, penipuan, pemerasan, tindak kekerasan, penyalahgunaan kewenangan, serta aktivitas ilegal lainnya. Seluruh prajurit diingatkan bahwa setiap pelanggaran dapat merusak kehormatan institusi dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
Para komandan satuan juga diperintahkan untuk menjadi teladan, melaksanakan pengawasan melekat, serta meningkatkan kepedulian terhadap kehidupan dan kesejahteraan anggota. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat harus senantiasa memberikan rasa aman serta memperkuat kepercayaan rakyat kepada negara.
Kapenrem 181/PVT Mayor Inf Dr. Triyana, S.Pd.I.,M.Pd.I., menyampaikan bahwa Upacara Bendera 17-an ini merupakan wujud nyata dalam membentuk sikap, disiplin dan kesetiaan kepada bangsa dan negara, diharapkan seluruh prajurit dan ASN Korem 181/PVT semakin meningkatkan semangat pengabdian, menjaga kehormatan satuan, serta melaksanakan setiap tugas dengan penuh tanggung jawab, berpedoman pada nilai-nilai keprajuritan dan jati diri TNI.
Korem 181/PVT – PRAVITA
Profesional, Responsif, Adaptif, Visioner, Integratif, Tanggap, dan Amanah.
Bersinergi Membangun Negeri, Menjaga Keutuhan NKRI.






