PELAIHARI, INFO_PAS — Sebanyak 21 warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari mengikuti program pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan secara rutin melalui kerja sama dengan Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Tanah Laut, Senin (19/10/2026). Kegiatan pembelajaran berlangsung di Aula Tengah Rutan Pelaihari sebagai bagian dari upaya memenuhi hak pendidikan warga binaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 warga binaan program Paket A dan Paket B mengikuti pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), sedangkan sembilan warga binaan program Paket C mengikuti pelajaran Matematika. Materi disampaikan oleh pengajar SPNF, Restu, sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing peserta.
Program pendidikan kesetaraan ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk tetap belajar dan mengembangkan kemampuan akademik selama menjalani masa pidana. Pendidikan diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk meningkatkan kualitas diri serta mempersiapkan proses kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Pelaihari, Galang Tresno Prakoso, mengatakan bahwa keberlanjutan pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembinaan warga binaan.
“Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami ingin memastikan warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan melanjutkan pendidikan. Harapannya, pengetahuan yang mereka peroleh dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Galang.
Sementara itu, pengajar SPNF, Restu, menyampaikan bahwa kegiatan pembelajaran menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk terus mengembangkan pengetahuan sesuai jenjang pendidikan yang ditempuh.
“Melalui pembelajaran ini, kami berharap warga binaan dapat mengikuti proses belajar dengan baik, memahami materi yang diberikan, serta tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan. Pendidikan menjadi bekal penting untuk membuka kesempatan yang lebih baik ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Restu.
Pelaksanaan pendidikan kesetaraan tersebut sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya program pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan. Program ini menekankan pentingnya akses pendidikan serta penguatan kegiatan belajar di lingkungan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara.
Melalui kerja sama dengan SPNF dan SKB Kabupaten Tanah Laut, Rutan Pelaihari terus mendukung keberlangsungan pembelajaran bagi warga binaan. Upaya ini diharapkan dapat membantu mereka memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik sebagai bagian dari persiapan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.






