Babinsa Hadiri Kenduri Turun Sawah di Tangse, Perkuat Tradisi dan Kebersamaan Warga

Pidie – Tradisi kenduri turun ke sawah masih terus dijaga sebagai bagian dari kearifan lokal masyarakat pedesaan. Hal ini terlihat dalam kegiatan kenduri yang digelar warga Desa Layan, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Sabtu (04/04/2026), yang turut dihadiri Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Sertu Iskandar.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat, tetapi juga sebagai dukungan terhadap pelestarian tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Kenduri turun ke sawah sendiri merupakan ritual adat yang dilakukan masyarakat sebelum memulai musim tanam padi, sebagai wujud syukur sekaligus harapan agar hasil panen ke depan berjalan lancar dan terhindar dari berbagai kendala.

Dalam suasana kebersamaan, warga tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan doa bersama dan makan bersama sebagai simbol persatuan dan gotong royong.

Sertu Iskandar menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai sosial yang tinggi, karena mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus menjaga budaya lokal.

“Kegiatan kenduri ini bukan hanya tradisi, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat. Kami sebagai Babinsa tentu mendukung kegiatan positif seperti ini,” ujarnya.

Di sisi lain, warga berharap tradisi tersebut terus dilestarikan di tengah perubahan zaman, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung sektor pertanian.

Selain bernilai budaya, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi antara masyarakat dan aparat di tingkat desa, termasuk dalam membahas berbagai persoalan pertanian yang dihadapi menjelang musim tanam.

Dengan sinergi yang terbangun antara aparat dan masyarakat, diharapkan kegiatan pertanian di wilayah Tangse dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *