Babinsa Koramil 15/Tiro Dampingi Panen dan Jalin Komsos dengan Petani di Pulo Mesjid

Pidie, — Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara nyata di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Serda T. Mulyadi, yang turut memantau langsung kegiatan panen dan menjalin komunikasi sosial (Komsos) bersama para petani dan Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) di Desa Pulo Mesjid, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Selasa (08/04/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Serda T. Mulyadi menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani bukan hanya sebagai pengawas, namun juga sebagai pendamping dan motivator agar program-program pemerintah di bidang pertanian dapat berjalan optimal.

“Kami TNI, khususnya para Babinsa, siap mendampingi dan membantu para petani di desa binaan masing-masing. Ini bagian dari upaya mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus mendukung kesejahteraan petani,” ujar Serda T. Mulyadi.

Dalam sesi komunikasi sosial tersebut, Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) Bina Maju, Ahmadi, menyampaikan kabar menggembirakan. Ia mengatakan bahwa hasil panen tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, hampir seluruh petani di desa kami mengalami peningkatan hasil panen. Ini sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca yang mendukung serta ketersediaan pupuk yang cukup,” jelas Ahmadi.

Lebih lanjut, Ahmadi juga mengapresiasi perhatian serius dari pemerintah yang dinilai semakin nyata berpihak kepada petani. Ia menyebutkan bahwa kemudahan dalam akses pupuk subsidi dan penetapan harga gabah yang stabil di angka Rp6.500 per kilogram telah memberikan harapan baru bagi para petani.

“Sekarang pemerintah benar-benar hadir. Kami merasa lebih diperhatikan, mulai dari bantuan sarana produksi hingga kebijakan harga. Semoga ke depan, petani semakin makmur dan sejahtera,” tambahnya penuh semangat.

Kegiatan pendampingan panen dan Komsos ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan kelompok tani dalam menjaga stabilitas sektor pertanian yang merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

Diharapkan, kolaborasi yang erat ini tidak hanya berdampak pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan lokal dan nasional secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *