Pidie – Memasuki masa tanam padi, Babinsa Koramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Serda T. Mulyadi, menggelar kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di Desa Mampree, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Rabu
(23/07/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Serda Mulyadi mengajak masyarakat untuk tidak melepas hewan ternak secara bebas demi menjaga lahan pertanian tetap aman dan produktif.
Serda Mulyadi menyampaikan bahwa banyaknya ternak yang berkeliaran di area persawahan kerap menyebabkan kerusakan tanaman padi, terutama pada masa awal pertumbuhan. Hal ini tidak hanya merugikan petani secara ekonomi, tetapi juga dapat memicu konflik antarwarga.
“Kami mengimbau agar masyarakat menjaga dan mengandangkan ternaknya, terutama saat musim tanam. Ini penting demi kelangsungan pertanian dan keharmonisan lingkungan,” ujar Serda Mulyadi dalam arahannya kepada warga.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga aset pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat Desa Mampree dan sekitarnya. Ia juga mendorong pemerintah desa untuk bersama-sama menciptakan aturan lokal (qanun gampong) yang mengatur ketertiban ternak guna mencegah konflik horizontal.
Salah satu warga, Khairul, menyambut baik imbauan dari Babinsa. Menurutnya, upaya tersebut sangat penting demi menjaga hasil kerja keras petani yang rentan rusak akibat ternak liar.
“Kadang baru tanam dua minggu, sudah rusak diinjak-injak sapi. Kami harap semua warga bisa sadar dan ikut bertanggung jawab,” ungkap Khairul.
Kegiatan Komsos ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendampingi masyarakat, tak hanya dalam urusan keamanan, tetapi juga sektor pertanian yang menjadi tumpuan utama ekonomi lokal. Kodim 0102/Pidie terus mendorong pendekatan humanis melalui Babinsa sebagai ujung tombak pembinaan teritorial.






