Hujan Sepekan Picu Longsor Badan Jalan Lintas Tangse, Babinsa Siaga Atur Lalu Lintas dan Pantau Ancaman Susulan

Pidie — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya selama sepekan terakhir kembali memicu bencana. Salah sutunya longsor yang terjadi di badan jalan lintas kabupaten, tepatnya di Desa Pulo Baro, Dusun Kuala Krueng, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, sehingga tergerus sebagian akses utama penghubung Tangse–Meulaboh. Rabu (26/11/2025)

Menurut Babinsa Koramil 16/Tangse Serka Habnu badan jalan tergerus hingga setengah lebar jalan, dengan panjang kerusakan mencapai 20 meter dan kedalaman longsoran sekitar 30 meter. Kondisi ini membuat lalu lintas di kawasan tersebut rawan dan membutuhkan pengaturan ketat untuk menghindari kecelakaan maupun kemacetan.

Di tengah situasi ini, Babinsa Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, Serka Habnu Irawan, tetap siaga dan berjaga penuh di lokasi. Ia membantu mengatur arus kendaraan serta memantau perkembangan kondisi tebing yang berpotensi mengalami longsor susulan.

“Hingga saat ini hujan masih sangat tinggi dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kami standby untuk memastikan masyarakat aman saat melintas,” ujar Serka Habnu Irawan di lokasi kejadian.

Longsor ini tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga membahayakan warga karena struktur tebing di sekitar titik kejadian masih labil akibat tingginya curah hujan. Pengendara diminta ekstra waspada dan, bila memungkinkan, menghindari jalur tersebut sementara waktu.

Pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait terus berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut, termasuk pengerukan material dan pemasangan pengaman darurat. Namun proses perbaikan masih terkendala cuaca ekstrem yang belum mereda.

Masyarakat berharap penanganan segera dilakukan mengingat jalur Tangse–Meulaboh merupakan akses vital aktivitas ekonomi dan sosial bagi warga di wilayah Pidie dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *