Lahan Kering, Timun Tetap Dirawat: Warga Binaan Rutan Pelaihari Jaga Tanaman di Tengah Kekeringan

PELAIHARI, INFO_PAS — Tanah yang mulai mengering tidak membuat aktivitas di kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rutan Kelas IIB Pelaihari berhenti. Di tengah kondisi cuaca kering, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama petugas tetap melakukan perawatan tanaman timun agar pertumbuhannya terjaga, Sabtu (3/10/2026).

 

Petugas Pembinaan Pertanian Rutan Pelaihari, M. Ridho, bersama WBP Amin melakukan penyiraman dengan memperhatikan kondisi tanah dan tanaman. Air diberikan secara terukur pada bagian yang membutuhkan, sehingga perawatan tetap berjalan di tengah keterbatasan kondisi air.

 

Ridho mengatakan musim kering membuat perawatan tanaman membutuhkan perhatian lebih. Penyiraman harus dilakukan secara tepat dengan melihat kondisi media tanam dan tanaman agar kelembapan tetap terjaga.

 

“Saat kondisi kering seperti sekarang, tanaman memang membutuhkan perhatian lebih. Kami lihat dulu tanahnya, kemudian penyiraman dilakukan secukupnya. WBP juga kami arahkan supaya memahami cara merawat tanaman ketika kondisi cuaca kurang mendukung,” ujar Ridho.

 

Bagi Amin, kondisi kekeringan justru menjadi pengalaman tersendiri dalam merawat tanaman. Ia belajar bahwa bercocok tanam tidak hanya tentang menanam dan memanen, tetapi juga bagaimana menjaga tanaman menghadapi kondisi yang berubah.

 

“Kalau cuaca panas dan tanah cepat kering, kami harus lebih sering melihat tanaman. Dari sini kami belajar bahwa tanaman yang sudah ditanam tetap harus dijaga supaya tidak mati,” ujar Amin.

 

Perawatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian di SAE Rutan Pelaihari. Di tengah kondisi kekeringan, WBP belajar mengelola tanaman dengan lebih teliti, menggunakan air secara bijak, serta menjaga hasil kerja yang telah dimulai sejak proses penanaman.

 

Rutan Pelaihari terus mempertahankan kegiatan pertanian di SAE meski menghadapi kondisi cuaca kering. Perawatan tanaman dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pembinaan keterampilan sekaligus menjaga lahan produktif tetap memberikan hasil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *