Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru menyerahkan sertifikat Khotmul Qur’an kepada 15 Warga Binaan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan mereka menghatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan, Kamis, (12/3). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula 2 Lapas Banjarbaru dan dihadiri Kepala Lapas Banjarbaru I Made Supartana bersama pejabat struktural serta Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarbaru Mukhlis Ridhani beserta jajaran.
Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa 15 Warga Binaan Lapas Banjarbaru telah menyelesaikan khatam Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui peningkatan nilai keagamaan selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Banjarbaru I Made Supartana menyampaikan bahwa kegiatan khotmul Qur’an ini merupakan salah satu bentuk pembinaan spiritual yang terus didorong di lingkungan Lapas Banjarbaru. “Kami berharap melalui kegiatan ini para Warga Binaan dapat semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.
Kepala Kemenag Kota Banjarbaru Mukhlis Ridhani turut mengapresiasi capaian para Warga Binaan yang berhasil menghatamkan Al-Qur’an selama bulan Ramadhan. “Ini merupakan langkah yang sangat baik dalam membangun karakter dan meningkatkan keimanan, semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi para Warga Binaan,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan penerima sertifikat, Arbani, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti kegiatan pembinaan keagamaan tersebut. “Saya sangat bersyukur dapat menyelesaikan khatam Al-Qur’an dan menerima sertifikat ini, semoga menjadi motivasi bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” sebutnya.
Melalui kegiatan penyerahan sertifikat Khotmul Qur’an ini, Lapas Banjarbaru berharap pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan dapat terus berjalan secara berkelanjutan serta menjadi bekal positif bagi mereka saat kembali ke tengah masyarakat.






