Perkuat Keimanan dan Kebersamaan, Sholat Jumat Berjamaah Warnai Pembinaan di Rutan Pelaihari

PELAIHARI, INFO_PAS — Di tengah rutinitas menjalani masa pembinaan, kesempatan untuk beribadah menjadi ruang bagi warga binaan untuk menenangkan diri sekaligus memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta. Suasana tersebut terlihat dalam pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah di Masjid Istiqomah Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Jumat (30/10/2026).

Sejak menjelang waktu pelaksanaan Sholat Jumat, kegiatan ibadah dipersiapkan agar dapat berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Masjid Istiqomah menjadi tempat bagi warga binaan untuk berkumpul, menunaikan kewajiban sebagai umat Muslim, serta mengikuti rangkaian ibadah Jumat bersama.

Pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang terus diberikan kepada warga binaan. Melalui kegiatan keagamaan, mereka mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pidana.

Lebih dari sekadar menjalankan kewajiban ibadah, Sholat Jumat juga menjadi momentum untuk merenungkan diri, memperbaiki sikap, dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjalani kehidupan yang lebih baik. Nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah diharapkan dapat menjadi pengingat untuk senantiasa menjaga perilaku dan menjunjung kebaikan.

Suasana kebersamaan dalam satu saf turut mencerminkan bahwa pembinaan tidak hanya dilakukan melalui kegiatan keterampilan dan pendidikan, tetapi juga melalui pendekatan spiritual. Setiap warga binaan diberikan ruang untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan membangun ketenangan batin.

Rutan Pelaihari terus memberikan perhatian terhadap kegiatan pembinaan keagamaan sebagai salah satu upaya membentuk karakter warga binaan. Pelaksanaan ibadah secara berjamaah diharapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan, kebersamaan, serta nilai-nilai moral yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan rutin seperti Sholat Jumat berjamaah, Masjid Istiqomah tidak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi bagian penting dari lingkungan pembinaan di Rutan Pelaihari. Di tempat inilah warga binaan memiliki kesempatan untuk memperkuat keimanan dan menata kembali langkah menuju perubahan yang lebih baik.

Dengan terus menghadirkan pembinaan keagamaan, Rutan Pelaihari berupaya membekali warga binaan dengan nilai spiritual dan moral sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Sebab, pembinaan sejati juga menyentuh hati, membangun kesadaran, dan membuka kesempatan bagi setiap individu untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *