Perkuat Pembinaan Kerohanian, Rutan Pelaihari Rutin Gelar TPA Pagi bagi Warga Binaan

PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari terus memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) pagi yang dilaksanakan di Masjid Istiqomah Rutan Pelaihari, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter warga binaan melalui pembelajaran Al-Qur’an dan penanaman nilai-nilai keislaman selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh warga binaan dengan pendampingan petugas pembinaan. Suasana pembelajaran berlangsung dengan mengutamakan ketekunan dan kesungguhan peserta dalam mempelajari bacaan Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, warga binaan diberikan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan agama sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an secara benar.

Pengawas pembinaan, Abdul Latief, turut mendampingi pelaksanaan kegiatan untuk memastikan pembelajaran berjalan dengan baik. Materi yang diberikan mencakup pengenalan dan penerapan kaidah tajwid, perbaikan makharijul huruf atau tempat keluarnya huruf hijaiyah, serta pembelajaran membaca Al-Qur’an secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing peserta.

Selain berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan TPA pagi juga menjadi sarana penanaman akhlak dan nilai-nilai keislaman. Warga binaan diarahkan untuk memahami pentingnya sikap jujur, disiplin, sabar, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami sebagai materi pembelajaran, tetapi juga diterapkan dalam perilaku selama mengikuti pembinaan di rutan.

Abdul Latief menyampaikan bahwa kegiatan TPA pagi merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang diarahkan untuk memperkuat fondasi spiritual warga binaan. Menurutnya, pembelajaran agama perlu dilaksanakan secara berkesinambungan agar warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, memperdalam pemahaman keagamaan, serta membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pembinaan.

“Melalui kegiatan TPA pagi ini, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan kerohanian ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Pelaksanaan TPA pagi di Masjid Istiqomah juga mencerminkan komitmen Rutan Pelaihari dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga pada pembentukan mental dan spiritual. Dengan memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar dan mendalami ajaran agama, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran diri serta menjadi bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Melalui kegiatan pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan Kelas IIB Pelaihari terus berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang positif, religius, dan humanis. Pembelajaran TPA pagi diharapkan mampu membantu warga binaan meningkatkan kualitas diri, memperkuat akhlak, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *