Rutan Pelaihari Gelar Apel Penutupan Pekan Olahraga dan Seni Warga Binaan

PELAIHARI, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari melaksanakan Apel Penutupan Pekan Olahraga dan Seni bagi Warga Binaan, yang berlangsung di Lapangan Olahraga Rutan Pelaihari pada Jumat (2/5).

Kegiatan apel penutupan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Pelaihari, Fani Andika, dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, staf, serta warga binaan yang telah berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Fani Andika menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan yang berlangsung selama pekan olahraga dan seni. Ia juga mengucapkan terima kasih atas antusiasme dan partisipasi aktif warga binaan, serta menyampaikan selamat kepada para pemenang lomba dari berbagai cabang yang telah dipertandingkan.

“Bersyukur kepada Allah SWT, kita dapat melaksanakan penutupan Pekan Olahraga dan Seni meskipun sedikit tertunda karena padatnya kegiatan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga binaan yang telah berpartisipasi aktif, serta selamat kepada para pemenang lomba. Semoga prestasi yang diraih dapat dipertahankan. Kehidupan adalah sebuah kompetisi, dan melalui olahraga serta seni, kita belajar bersaing secara sehat dan sportif. Harapannya, ketika bebas nanti, para warga binaan mampu berjuang di tengah masyarakat tanpa mengulangi kesalahan masa lalu, karena setiap perjuangan pasti membutuhkan pengorbanan, dan pengorbanan itu akan membawa hasil yang sepadan,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Rutan Pelaihari memberikan penghargaan kepada para pemenang lomba dalam berbagai bidang, baik olahraga maupun seni. Kegiatan ini menjadi momentum positif dalam membina moral, memperkuat semangat sportivitas, serta mempererat hubungan antara warga binaan dengan petugas pemasyarakatan.

Pekan olahraga dan seni ini merupakan bagian dari program pembinaan yang rutin dilaksanakan Rutan Pelaihari, guna mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan serta membentuk pribadi yang lebih mandiri dan berdaya saing setelah menyelesaikan masa pidana.

Salah satu warga binaan, Daus, mengungkapkan rasa bangganya dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Saya sangat senang bisa ikut berpartisipasi. Selain menambah semangat, kegiatan ini juga membuat kami lebih akrab satu sama lain. Dari pertandingan dan perlombaan ini, saya belajar tentang pentingnya sportivitas dan kerja keras. Semoga pengalaman ini menjadi bekal untuk saya memperbaiki diri ke depannya,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *