PELAIHARI, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari melaksanakan tes urine bagi petugas dan warga binaan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman, bersih dari penyalahgunaan narkoba, serta mendukung penguatan pengawasan di dalam Rutan, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Rutan Kelas IIB Pelaihari tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, bersama jajaran pejabat struktural. Pelaksanaan tes urine melibatkan Petugas Kesehatan Klinik Pratama Rutan Kelas IIB Pelaihari dengan pendampingan dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanah Laut.
Sebanyak 25 orang petugas dan 60 warga binaan mengikuti pemeriksaan urine tersebut. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah deteksi dini sekaligus memastikan kondisi lingkungan Rutan tetap terjaga dari potensi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Proses pemeriksaan dilaksanakan secara terukur dengan melibatkan tenaga kesehatan dan unsur BNNK Tanah Laut. Setiap sampel diperiksa untuk mengetahui ada atau tidaknya indikasi penggunaan zat terlarang.
Dari seluruh sampel yang diperiksa, sebanyak 85 sampel, baik dari petugas maupun warga binaan, menunjukkan hasil negatif. Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa pada pemeriksaan kali ini tidak ditemukan indikasi penggunaan narkotika dari peserta yang menjalani tes urine.
Bagi Rutan Pelaihari, tes urine bukan sekadar pemeriksaan berkala, tetapi juga menjadi bagian dari langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan. Pemeriksaan dilakukan untuk memperkuat deteksi dini dan membangun kesadaran bersama bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di lingkungan pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari, Eri Triyanto, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga integritas petugas sekaligus menciptakan lingkungan pembinaan yang aman bagi warga binaan.
> “Tes urine ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Rutan Pelaihari. Hasil seluruh pemeriksaan hari ini negatif. Kami akan terus menjaga komitmen ini melalui pengawasan dan langkah-langkah pencegahan secara berkelanjutan,” ujar Eri.
Ia menambahkan, upaya menjaga Rutan tetap bersih dari narkoba tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga mendukung proses pembinaan warga binaan agar dapat berlangsung dalam lingkungan yang kondusif.
Pelaksanaan tes urine tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Rutan Pelaihari dan BNNK Tanah Laut dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kolaborasi lintas instansi diharapkan dapat terus dilakukan untuk memperkuat pengawasan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan.
Dengan hasil seluruh sampel negatif, Rutan Pelaihari kembali menegaskan komitmennya untuk tidak memberikan ruang bagi penyalahgunaan narkoba. Langkah pencegahan akan terus dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga keamanan Rutan dan memastikan proses pembinaan warga binaan berjalan sebagaimana mestinya.






