Wujud Kebersamaan, Pelda Amar Hadiri Peusijuek Jamaah Haji Bersama Muspika dan Tokoh

Pidie – Suasana religius dan haru menyelimuti Masjid Babussalam, Desa Meunasah Mancang, Kecamatan Tiro/Truseb, Kabupaten Pidie, saat digelar prosesi Peusijuek atau tepung tawar bagi para calon jamaah haji, Jumat (16/05/2025).

Acara sakral ini turut dihadiri oleh perwakilan Danramil 15/Tiro Kodim 0102/Pidie, Pelda Amar Juhri, bersama unsur Muspika Tiro, sebagai bentuk dukungan moral bagi warganya yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Pelda Amar Juhri mengungkapkan bahwa pada musim haji tahun 2025 ini, Kecamatan Tiro memberangkatkan sembilan orang calon jamaah haji, terdiri dari tiga laki-laki dan enam perempuan. Mereka merupakan warga yang telah memenuhi syarat dan telah terdaftar sesuai ketentuan Kementerian Agama.

“Kami sangat bersyukur dan bangga karena ada sembilan warga Kecamatan Tiro yang akan menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh proses ibadah berjalan lancar, dan para jamaah diberikan kesehatan serta kekuatan dalam melaksanakan seluruh rukun haji,” ujar Pelda Amar.

Ia juga berpesan agar para calon jamaah tetap mematuhi segala ketentuan yang berlaku selama berada di Tanah Suci, menjaga kesehatan, serta saling membantu sesama jamaah agar perjalanan ibadah menjadi pengalaman spiritual yang bermakna dan membawa keberkahan sepulangnya ke tanah air.

Prosesi Peusijuek sendiri merupakan tradisi khas Aceh yang memiliki makna sebagai doa restu dan perlindungan bagi seseorang yang akan melakukan perjalanan penting, seperti berangkat haji. Dalam tradisi ini, para tokoh agama dan adat turut mendoakan keselamatan dan keberkahan bagi para jamaah.

Warga Kecamatan Tiro tampak antusias mengikuti acara tersebut. Para kerabat dan tetangga yang hadir tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga memperlihatkan semangat gotong royong yang masih terjaga kuat dalam budaya masyarakat Aceh.

Camat Tiro M. Irfan Ismail S.Stp.,yang juga hadir dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi atas sinergi antara tokoh masyarakat, TNI, dan pemerintah setempat dalam mendampingi warga yang akan menunaikan ibadah haji. “Kehadiran semua pihak dalam acara ini menunjukkan bahwa keberangkatan haji bukan hanya urusan individu, melainkan peristiwa sosial yang membanggakan bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Dengan iringan doa dan harapan dari seluruh lapisan masyarakat, para calon jamaah haji dari Kecamatan Tiro siap memulai perjalanan spiritual menuju Baitullah. Semoga mereka kembali dengan predikat haji mabrur dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *