Palu – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung Asta Cita Presiden serta 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada sektor ketahanan pangan. Pada Senin (14/9), Bapas Kelas I Palu menggelar Panen Raya Ubi Kayu di Kebun Ketahanan Pangan Bapas Palu, Jalan Tanggul Selatan, Kelurahan Petobo, Kota Palu.
Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, serta diikuti dengan antusias oleh seluruh jajaran pegawai.
Dalam sambutannya, M. Nur Amin menyampaikan bahwa kebun ketahanan pangan ini merupakan langkah konkret Bapas dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif. Selain menyukseskan program pemerintah, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong kemandirian kelembagaan.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan budaya produktif dan pemanfaatan lahan secara maksimal. Hasil panen ubi kayu ini nantinya kita manfaatkan untuk kebutuhan internal, serta kita bagikan kepada masyarakat sekitar,” ujar M. Nur Amin.
Langkah proaktif ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman. Ia menyampaikan rasa bangga atas inisiatif yang digagas oleh Bapas Kelas I Palu.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Bapas Palu yang telah memanfaatkan lahan secara produktif. Ini adalah contoh baik implementasi program ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan. Semoga bisa menjadi motivasi bagi UPT lain di Sulteng untuk terus berinovasi dan mandiri,” ungkap Herman Mulawarman.
Ubi kayu yang dipanen merupakan hasil budi daya berkelanjutan selama kurang lebih delapan bulan. Dari area perkebunan tersebut, Bapas Palu berhasil memanen sekitar 250 kg ubi kayu. Hasil panen tersebut kemudian dibagikan kepada warga sekitar kebun dan para klien Bapas yang telah aktif terlibat sejak proses penanaman, perawatan, hingga masa panen.
Kegembiraan juga dirasakan oleh warga lokal yang menerima bantuan hasil panen tersebut. Nurul, salah satu warga setempat, mengaku sangat terbantu dengan kepedulian Bapas Kelas I Palu.
“Kami sangat bersyukur dan terima kasih banyak kepada Bapas Palu. Bantuan ubi kayu ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan pangan keluarga kami sehari-hari. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa berkah buat kita semua,” tutur Nurul penuh rasa haru.
Kegiatan panen raya berlangsung dengan lancar, aman, dan sarat dengan semangat kebersamaan. Melalui inisiatif ini, Bapas Kelas I Palu berharap dapat terus menjadi pelopor dalam pengelolaan lahan produktif sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan di wilayah Kota Palu.
HUMAS BAPAS PALU






