Pidie, – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dari akar rumput, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serda Sujatmiko dari Koramil 16/Tangse Kodim 0102/Pidie, turun langsung ke sawah mendampingi para petani Desa Pulo Ie, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, dalam kegiatan penanaman padi, Minggu (22/06/2025).
Dengan seragam loreng , Serda Sujatmiko tidak sekadar hadir sebagai simbol negara, tetapi turut membaur bersama masyarakat—mencangkul, menanam, dan memotivasi petani agar semangat menghadapi musim tanam tahun ini.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Ini adalah bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat,” ujar Serda Sujatmiko di sela aktivitasnya di lahan pertanian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI AD yang secara konsisten digerakkan di seluruh wilayah Indonesia, sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Darat untuk memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam bidang pertanian.
Danramil 16/Tangse Lettu Arm Muhammad menyampaikan bahwa pendampingan pertanian oleh Babinsa adalah langkah strategis dalam mendorong swasembada pangan. “TNI tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, tetapi juga aktif dalam memperkuat ketahanan nasional di sektor-sektor vital seperti pangan,” tegasnya.
Petani di Desa Pulo Ie menyambut baik kehadiran TNI. “Kami merasa terbantu, bukan hanya secara fisik dalam proses tanam, tapi juga secara moral. Kehadiran Babinsa membuat kami lebih semangat dan percaya diri,” ungkap Hasanuddin, salah satu petani setempat.
Ketahanan pangan bukan sekadar urusan pertanian, melainkan soal kedaulatan dan keberlangsungan bangsa. Dan di tengah sawah-sawah Pidie, komitmen itu kini terlihat nyata ditanam bersama, tumbuh bersama.






