Danrem 181/PVT dampingi Gubernur Papua Barat Daya Kunjungan ke Kabupaten Tambrauw Pasca Insiden Keamanan

Tambrauw – Papua Barat Daya Komandan Korem 181/PVT, Brigjen TNI Slamet Riadi S.I.P., mendampingi Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kamb S.Sos., dalam kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Tambrauw pasca kejadian penghadangan dan pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK) di Distrik Bamusbama.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 18 Maret 2026 pukul 12.44 WIT tersebut dipusatkan di Kantor Bupati Tambrauw, Distrik Sausapor, dan diikuti sekitar 20 orang rombongan dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan instansi terkait.

Setibanya di lokasi, rombongan langsung melaksanakan rapat koordinasi internal bersama Pemerintah Kabupaten Tambrauw dan aparat keamanan setempat guna membahas langkah strategis penanganan situasi pasca kejadian.

Dalam arahannya, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos., menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa tersebut yang berdampak pada terganggunya aktivitas pemerintahan, perekonomian, serta rasa aman masyarakat. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan tindakan kriminal yang harus ditangani secara tegas melalui proses hukum, dengan tetap melibatkan peran aktif masyarakat.

“Tambrauw harus tetap aman. Kita tidak boleh kalah dengan situasi. Pemerintah hadir untuk memastikan keamanan dan kelangsungan pembangunan tetap berjalan,” tegasnya.

Sementara itu, Danrem 181/PVT, Brigjen TNI Slamet Riadi, S.I.P. menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan memperkuat pengamanan melalui penambahan pos Satgas serta peningkatan patroli di titik-titik rawan.

“Kami akan menambah kekuatan personel dan membangun pos pengamanan di beberapa titik strategis. Namun demikian, dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan agar langkah ini dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Danrem juga menyoroti tantangan geografis wilayah Tambrauw yang cukup berat, sehingga diperlukan kerja sama yang erat dengan masyarakat sebagai sumber informasi utama, serta pendekatan humanis dalam menjaga keamanan.

Dalam rapat tersebut, Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, turut menyampaikan pentingnya pemutusan jalur pergerakan pelaku serta pembangunan pos pengamanan berdasarkan potensi ancaman, guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Selain itu, Kabinda Papua Barat Daya, Hernawan Hadiwijaya, menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor serta penguatan opini positif di tengah masyarakat melalui media dan komunikasi publik.

Kapolres Tambrauw, AKBP Praja Gandha Wiratama, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan evakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta akan segera menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap pelaku. Patroli gabungan juga terus dilakukan untuk menjamin keamanan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Tambrauw, Paulus Ajambuani, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi dan aparat keamanan, serta berharap kunjungan ini dapat membawa dampak positif bagi stabilitas keamanan di wilayahnya.

Kegiatan rapat koordinasi berakhir pada pukul 14.49 WIT dan dilanjutkan dengan makan siang bersama sebelum rombongan kembali menuju Kota Sorong.

Kunjungan ini menjadi langkah nyata pemerintah dan aparat keamanan dalam merespons cepat situasi di lapangan, sekaligus memastikan keamanan dan keberlangsungan pembangunan di Kabupaten Tambrauw tetap terjaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *