Kepala Kanwil Tinjau Rutan Pelaihari, Pastikan Sarana dan Pembinaan Berjalan Optimal

PELAIHARI, INFO_PAS — Penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan terus dilakukan melalui koordinasi dan evaluasi langsung di lapangan. Hal tersebut dilakukan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan Erwedi Supriyatno bersama Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Isnawan saat melaksanakan kunjungan ke Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari, Rabu (9/9).

 

Kunjungan tersebut diterima Kepala Rutan Kelas IIB Pelaihari Eri Triyanto beserta jajaran. Dalam kesempatan itu, Erwedi meninjau secara langsung kondisi sejumlah fasilitas yang tersedia di Rutan Pelaihari. Peninjauan dilakukan untuk melihat sejauh mana sarana dan prasarana yang ada mampu menunjang pelaksanaan tugas, pelayanan, keamanan, serta proses pembinaan warga binaan.

 

Bagi Rutan Pelaihari, kesiapan fasilitas bukan semata persoalan kelengkapan sarana, tetapi berkaitan langsung dengan bagaimana pelayanan dan pembinaan dapat berlangsung secara tertib, aman, dan berkelanjutan. Karena itu, kondisi fasilitas menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan dalam evaluasi pelaksanaan tugas di tingkat UPT.

 

Peninjauan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan fungsi pengawasan dan koordinasi agar pelaksanaan tugas di lapangan tetap berjalan sesuai ketentuan. Evaluasi secara langsung memungkinkan pimpinan memperoleh gambaran mengenai kondisi yang dihadapi petugas sekaligus memastikan berbagai kebutuhan dalam pelaksanaan pelayanan dan pembinaan dapat terus menjadi perhatian.

 

Penguatan tugas dan fungsi itu sejalan dengan pentingnya evaluasi serta koordinasi secara rutin di lingkungan UPT Pemasyarakatan. Salah satu bentuknya melalui morning briefing yang dapat menjadi ruang bagi jajaran untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas, menerima penguatan, menyamakan persepsi, memperkuat soliditas, serta mendorong peningkatan kinerja.

 

Dalam arahannya, Erwedi menekankan pentingnya kekompakan dan komunikasi antarjajaran. Menurutnya, setiap petugas harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mampu merespons berbagai dinamika yang muncul dalam pelaksanaan tugas.

 

> “Saya minta seluruh jajaran terus menjaga kekompakan dan komunikasi. Setiap petugas harus memahami tugas dan tanggung jawabnya, bekerja sesuai aturan, serta mampu merespons dinamika yang ada. Penguatan seperti ini harus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika ada kunjungan pimpinan,” tegas Erwedi.

 

Ia juga mendorong agar penguatan tugas dan fungsi tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari. Komunikasi yang baik antarpetugas dinilai penting untuk menjaga kesamaan langkah, terutama dalam menjalankan fungsi pelayanan, pengamanan, perawatan, dan pembinaan warga binaan.

 

Kepala Rutan Pelaihari Eri Triyanto menyampaikan bahwa kunjungan dan arahan pimpinan menjadi bagian dari proses evaluasi untuk terus memperbaiki pelaksanaan tugas di Rutan Pelaihari.

 

“Kami menjadikan setiap arahan dan evaluasi sebagai bahan untuk memperkuat pelaksanaan tugas di Rutan Pelaihari. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh jajaran memahami tanggung jawabnya dan memastikan pelayanan serta pembinaan kepada warga binaan tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

 

Penguatan tersebut turut mendukung arah Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam memastikan pemasyarakatan mampu menjalankan fungsi pelayanan, keamanan, serta pembinaan secara optimal. Program Aksi tersebut antara lain menempatkan penguatan sarana dan prasarana, penanganan keamanan, kemandirian pangan, pendidikan kesetaraan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari agenda kerja pemasyarakatan.

 

Melalui evaluasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Pelaihari berupaya memastikan bahwa setiap proses kerja tidak hanya terlaksana secara administratif, tetapi benar-benar mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mampu memberikan pelayanan serta pembinaan yang dibutuhkan warga binaan.

 

Kunjungan ini pada akhirnya bukan sekadar melihat kondisi fasilitas, melainkan menjadi bagian dari proses memastikan pekerjaan di dalam Rutan Pelaihari terus bergerak menuju perbaikan—dengan petugas yang semakin solid, sarana yang terus diperhatikan, dan layanan yang tetap berorientasi pada kebutuhan serta kepentingan penerima manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *