Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru melaksanakan panen raya melon dan jagung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Banjarbaru, Kamis, (3/9). Panen tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus upaya mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif.
Panen raya dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural serta staf subseksi kegiatan kerja. Sebanyak 13 Warga Binaan turut terlibat secara langsung dalam proses panen sebagai bagian dari pembinaan pertanian.
Panen tersebut menghasilkan sebanyak 700 buah jagung manis jenia romanza dan 300 kilogram melon jenis amanda di lahan seluas 600 meter persegi. Hasil panen tersebut nantinya akan dipasarkan melalui Labaru Fresh Market ehingga program tersebut diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan.
Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, mengatakan panen tersebut yang memiliki manfaat penting guna mendukung ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian Warga Binaan. Keberhasilan panen tersebut menjadi bukti dari upaya pemanfaatan lahan yang dilakukan secara optimal sekaligus memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh keterampilan di bidang pertanian.
“Kami ingin memberikan keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan setelah mereka selesai menjalani masa pidana, salah satunya melalui budidaya melon ini. Semoga panen ini menjadi semangat warga binaan untuk terus menjadi pribadi yang lebih mandiri dan produktif,” harapnya.
Salah satu warga binaan, Slamet, mengaku turut merasakan manfaat atas keterlibatannya dalam budidaya melon. “Saya senang melihat hasil panen melonnya yang sesuai harapan kita semua. Sangat bersyukur juga mendapat kesempatan mengikuti program pembinaan pertanian, jadi bisa belajar dari cara menanam, merawat hingga panen,” jelasnya.
Program pembinaan pertanian ini merupakan bentuk dukungan Lapas Banjarbaru terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan tersebut juga sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya program kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan yang belum produktif.
Melalui panen raya ini, Lapas Banjarbaru berharap program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi lahan yang tersedia. Ke depan, program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bermanfaat sebagai persiapan untuk kembali dan berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.






