Panen Kesekian Kalinya, Rutan Pelaihari Kembali Hasilkan 30 Kilogram Gambas

PELAIHARI, INFO_PAS — Produktivitas Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari kembali membuahkan hasil. Pada panen kesekian kalinya, sebanyak 30 kilogram gambas berhasil dipanen dari lahan pertanian yang dikelola sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan, Jumat (20/8/2026).

 

Panen yang berlangsung di Kebun SAE Rutan Kelas IIB Pelaihari tersebut dilakukan oleh Petugas Pembinaan Pertanian, M. Ridho, bersama warga binaan Putra. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk konsistensi Rutan Pelaihari dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada warga binaan.

 

Berulangnya hasil panen menunjukkan bahwa pengelolaan Kebun SAE tidak berhenti pada satu kali produksi. Tanaman gambas terus dirawat secara berkala dengan melibatkan warga binaan dalam berbagai tahapan, mulai dari pemeliharaan, penyiraman, hingga proses pemanenan.

 

M. Ridho mengatakan panen yang kembali dilakukan tersebut menjadi bukti bahwa kegiatan pembinaan pertanian terus berjalan dan memberikan hasil yang nyata.

 

“Alhamdulillah, ini merupakan panen gambas yang kesekian kalinya dan hari ini kita kembali mendapatkan hasil sekitar 30 kilogram. Hasil ini tentu tidak lepas dari perawatan rutin dan keterlibatan warga binaan yang ikut menjaga tanaman hingga memasuki masa panen,” ujar M. Ridho.

 

Selain menghasilkan komoditas pertanian, kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada warga binaan mengenai proses budidaya tanaman. Keterlibatan mereka diharapkan dapat menumbuhkan sikap disiplin, ketekunan, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja secara produktif.

 

Putra, salah seorang warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut, mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari proses perawatan hingga panen gambas.

 

“Setiap panen memberikan pengalaman baru bagi kami. Kami belajar bahwa untuk mendapatkan hasil yang baik harus sabar dan rutin merawat tanaman. Mudah-mudahan keterampilan yang kami dapat di sini bisa menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” katanya.

 

Dengan hasil panen yang terus berulang, Kebun SAE Rutan Pelaihari semakin menunjukkan perannya sebagai sarana pembinaan yang produktif. Lahan tersebut tidak hanya menjadi tempat untuk menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang memiliki nilai guna dan potensi ekonomi.

 

Rutan Kelas IIB Pelaihari terus mendorong pengembangan program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian dengan memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal. Keberlanjutan kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat keterampilan warga binaan sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu menjalani kehidupan yang mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *