Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB terus berupaya memperkuat layanan kesehatan melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Voluntary Counseling and Testing (VCT), dan skrining tuberculosis (TBC). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti 300 warga binaan dan 30 petugas dengan melibatkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru dan Puskesmas Rawat Inap Cempaka di Klinik Pratama Lapas Banjarbaru, Kamis (3/9).
Pelaksanaan CKG menjadi salah satu langkah preventif untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta secara lebih dini. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemeriksaan rutin sekaligus mendorong penerapan pola hidup sehat di lingkungan Pemasyarakatan.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, skrining TBC menjadi perhatian penting mengingat penyakit tersebut dapat menular melalui udara. Pemeriksaan dan deteksi dini diharapkan menemukan indikasi TBC lebih cepat sehingga langkah penanganan dan pencegahan penyebaran dapat segera dilakukan.
Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, menegaskan bahwa kesehatan Warga Binaan dan petugas menjadi salah satu perhatian penting dalam pelaksanaan layanan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru berupaya memberikan pemeriksaan kesehatan sekaligus melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan.
“Kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru serta Puskesmas Rawat Inap Cempaka. Kegiatan ini sangat penting untuk memastikan kondisi kesehatan Warga Binaan dan petugas tetap terpantau, sehingga apabila ditemukan permasalahan kesehatan dapat segera ditindaklanjuti,” tegas Irwanto.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kota Banjarbaru, dr. Ani Rusmila, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan dan skrining penyakit menular memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, termasuk bagi Warga Binaan di Lapas. Kolaborasi yang terjalin diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.
“Deteksi dini merupakan langkah penting dalam pencegahan dan pengendalian penyakit. Semoga kegiatan seperti ini dapat memberikan manfaat serta memastikan setiap individu yang membutuhkan penanganan kesehatan dapat segera memperoleh tindak lanjut yang sesuai,” harap dr. Ani.
Senada, Kepala Puskesmas Rawat Inap Cempaka, dr. Rosni Yuniarti, menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara menyeluruh dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan Warga Binaan sejak dini. Dengan masih berlangsungnya proses pemeriksaan hasil skrining TB, seluruh pihak akan melakukan tindak lanjut sesuai prosedur dan kebutuhan pelayanan kesehatan.
“Kami berharap sinergi ini dapat terus berjalan sehingga pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan maupun petugas dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar dr. Rosni
Melalui pelaksanaan CKG, VCT, dan skrining TBC ini, warga binaan dan petugas telah memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Lapas Banjarbaru berharap sinergi dengan Dinkes Banjarbaru dan Puskesmas Rawat Inap Cempaka dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung deteksi dini penyakit, serta mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat dan kondusif.






