Rawat Kangkung dan Sawi, Rutan Pelaihari Dorong Kemandirian Pangan dari Lahan SAE

PELAIHARI, INFO_PAS — Deretan tanaman kangkung dan sawi di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari terus dirawat agar dapat tumbuh optimal. Perawatan tanaman dilakukan secara rutin oleh petugas pembinaan pertanian bersama warga binaan, Senin (7/9/2026).

 

Petugas Pembinaan Pertanian Rutan Pelaihari, M. Ridho, bersama warga binaan, Salam, melakukan sejumlah kegiatan perawatan mulai dari memeriksa kondisi tanaman, membersihkan area sekitar tanaman, hingga memastikan pertumbuhan kangkung dan sawi tetap terjaga.

 

Bagi kebun SAE, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas bercocok tanam. Setiap tanaman membutuhkan perhatian sejak masa pertumbuhan hingga siap dipanen. Karena itu, pemantauan dilakukan secara berkala untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus menjaga lahan tetap terawat.

 

Di sela aktivitas tersebut, warga binaan turut belajar mengenali kebutuhan tanaman dan memahami bahwa hasil pertanian tidak diperoleh secara instan. Ada proses yang harus dijalani, mulai dari merawat lahan, menjaga tanaman, hingga menunggu waktu yang tepat untuk memetik hasilnya.

 

M. Ridho mengatakan perawatan rutin menjadi bagian penting dalam pembinaan pertanian karena kondisi tanaman perlu dipantau secara langsung.

 

“Tanaman yang baik tidak hanya bergantung pada saat ditanam, tetapi juga bagaimana perawatannya setiap hari. Dari kegiatan ini, warga binaan belajar untuk teliti, sabar, dan bertanggung jawab terhadap tanaman yang mereka rawat,” ujarnya.

 

Bagi Salam, kegiatan di kebun menjadi kesempatan untuk mendapatkan pengalaman praktis yang dapat berguna setelah menjalani masa pidana.

 

“Di sini kami belajar bahwa merawat tanaman itu membutuhkan kesabaran. Kalau dirawat dengan baik, hasilnya juga akan baik. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal bagi kami ketika kembali ke masyarakat,” kata Salam.

 

Kegiatan pertanian di Kebun SAE Rutan Pelaihari sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan. Program tersebut menempatkan warga binaan sebagai bagian dari proses, sehingga pembinaan tidak berhenti pada aktivitas di dalam rutan, tetapi turut memberikan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Melalui perawatan yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Pelaihari berupaya menjaga produktivitas lahan sekaligus menjadikan kegiatan pertanian sebagai ruang pembelajaran bagi warga binaan. Harapannya, setiap tanaman yang tumbuh juga menjadi bagian dari proses tumbuhnya keterampilan, tanggung jawab, dan kemandirian warga binaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *