Pidie – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat, Babinsa Koramil 05/Indra Jaya Kodim 0102/Pidie, Koptu Kamarullah, melaksanakan kegiatan karya bakti bersama warga di Desa Rumia, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie, Kamis (19/03/2026).
Kegiatan yang digelar menjelang waktu berbuka puasa ini difokuskan pada pembersihan sejumlah fasilitas umum dan lingkungan desa.
Warga bersama Babinsa terlihat bergotong royong membersihkan saluran air, halaman masjid, serta area publik lainnya yang selama ini menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Menurut Koptu Kamarullah, kegiatan karya bakti tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam membantu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaannya.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Apalagi di bulan Ramadhan, kondisi lingkungan yang bersih dan nyaman sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas ibadah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa karya bakti tidak hanya berdampak pada aspek kebersihan, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi antara TNI dan masyarakat.
Sejumlah warga Desa Rumia menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memotivasi warga untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami jadi lebih semangat untuk bergotong royong. Lingkungan jadi bersih, dan hubungan dengan aparat juga semakin dekat,” ungkap salah seorang warga.
Di sisi lain, kegiatan pembersihan saluran air juga dinilai penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan maupun banjir, terutama saat curah hujan meningkat.
Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai dapat mengurangi risiko penyakit serta meningkatkan kenyamanan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kegiatan karya bakti seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya pada momentum tertentu seperti bulan Ramadhan, tetapi juga sebagai bagian dari budaya hidup bersih dan gotong royong di tengah masyarakat.






