Palu – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu bergerak cepat memperkuat sinergi lintas sektor guna mematangkan persiapan Pengukuhan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (KELAYAN BINTER). Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, memimpin langsung aksi koordinasi serentak yang diterjunkan ke empat wilayah strategis di Kota Palu, Selasa (15/9).
Keempat titik koordinasi tersebut meliputi Polsek Palu Selatan, Koramil 1306-16/Palu Selatan, Kelurahan Petobo, dan Kelurahan Birobuli Selatan. Langkah ini diambil untuk menyamakan persepsi serta memastikan komitmen setiap pihak yang akan dikukuhkan dalam struktur KELAYAN BINTER.
Kepala Bapas Kelas I Palu, M. Nur Amin, menegaskan pentingnya kolaborasi lapangan untuk mengoptimalkan pembinaan para Klien Pemasyarakatan.
“Kami datang tidak sekadar berkoordinasi, tetapi memastikan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan untuk Pengukuhan KELAYAN BINTER. Kehadiran Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat kelurahan sangat vital sebagai ujung tombak pengawasan dan pembinaan Klien di lapangan,” ujar Nur Amin saat memimpin Tim I di Polsek Palu Selatan.
Kapolsek Palu Selatan, AKP Muhammad Kasim, menyambut hangat inisiatif ini dan menyatakan kesiapan jajarannya untuk terlibat penuh dalam pengukuhan mendatang.
“Kami siap mendukung penuh dan menjadi bagian integral dari KELAYAN BINTER. Personel Bhabinkamtibmas siap dikukuhkan untuk memperkuat pengawasan dan ketertiban di wilayah pembinaan,” tegas AKP Muhammad Kasim.
Dukungan serupa disampaikan oleh Komandan Rayon Militer (Danramil) 1306-16/Palu Selatan, Lettu Cba Agus Budiman, yang disambut oleh Tim II Bapas Palu.
“Kami bersinergi penuh dan siap dikukuhkan. Anggota Babinsa kami siap memberikan pembinaan wawasan kebangsaan serta kedisiplinan bagi para Klien Pemasyarakatan sebagai bagian dari tugas KELAYAN BINTER,” ungkap Lettu Cba Agus Budiman.
Sementara itu, Tim III dan Tim IV yang menyambangi Kantor Kelurahan Petobo dan Kelurahan Birobuli Selatan juga mematangkan kesiapan lokasi serta pendataan Klien di wilayah setempat. Kedua pihak kelurahan menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi program pemberdayaan masyarakat bagi Klien Pemasyarakatan.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, memberikan apresiasi atas langkah responsif yang dilakukan Bapas Kelas I Palu.
“Pembentukan KELAYAN BINTER ini merupakan langkah konkret dalam menciptakan integrasi pemasyarakatan yang inklusif. Sinergi antara Bapas, TNI, Polri, dan pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan reintegrasi sosial Klien agar diterima kembali oleh masyarakat,” kata Herman Mulawarman.
Dari hasil koordinasi serentak ini, disepakati empat poin utama menjelang pengukuhan:
1. Pendataan personel: Penetapan nama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat kelurahan yang akan dikukuhkan.
2. Struktur organisasi: Finalisasi kepengurusan KELAYAN BINTER Bapas Kelas I Palu.
3. Pelaksanaan acara: Penetapan jadwal dan lokasi resmi prosesi pengukuhan.
4. Program kerja terpadu: Komitmen pelaksanaan bimbingan pascapengukuhan, mencakup penyuluhan hukum, wawasan kebangsaan, dan pemberdayaan ekonomi.
Inisiatif ini merupakan implementasi nyata dari Asta Cita Presiden, 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta wujud semangat Pemasyarakatan PASTI Berdampak.
Humas Bapas Kelas I Palu






