PELAIHARI, INFO_PAS — Tanaman yang tumbuh sehat membutuhkan perawatan yang dilakukan secara konsisten. Prinsip tersebut diterapkan dalam kegiatan penyiraman dan perawatan tanaman sawi di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengelolaan kebun sekaligus pembinaan kemandirian warga binaan melalui aktivitas pertanian.
Penyiraman dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air tanaman, sedangkan perawatan mencakup pemantauan kondisi daun, tanah, dan lingkungan sekitar tanaman. Langkah-langkah tersebut dilakukan secara berkala agar pertumbuhan sawi tetap terjaga dan tanaman dapat berkembang dengan baik hingga masa panen.
Perawatan tanaman sawi membutuhkan ketelatenan, mulai dari memastikan kebutuhan air terpenuhi hingga mengamati perubahan kondisi tanaman. Melalui kegiatan ini, warga binaan belajar mengenali kebutuhan tanaman dan memahami bahwa keberhasilan budidaya bergantung pada perhatian serta perawatan yang berkelanjutan.
Petugas pembinaan pertanian Rutan Pelaihari, M. Ridho, menyampaikan bahwa penyiraman dan pemeliharaan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas tanaman di Kebun SAE. Perawatan yang tepat diharapkan dapat mendukung pertumbuhan tanaman sekaligus mempertahankan keberlangsungan kegiatan pertanian.
“Penyiraman dan perawatan harus dilakukan secara rutin agar kondisi tanaman tetap terjaga. Kami terus memantau pertumbuhan sawi dan melakukan pemeliharaan sesuai kebutuhan. Harapannya, tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang baik,” ujar Ridho.
Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut, Jubaidi, mengungkapkan bahwa merawat tanaman memberinya pengalaman untuk lebih telaten dan bertanggung jawab. Menurutnya, kegiatan pertanian juga memberikan kesempatan untuk mempelajari keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Merawat tanaman harus sabar dan rutin, mulai dari menyiram sampai memperhatikan kondisi daunnya. Dari kegiatan ini, saya belajar bagaimana merawat sayuran dengan baik. Mudah-mudahan ilmu yang didapat bisa berguna dan diterapkan nanti setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Jubaidi.
Rutan Pelaihari terus mengoptimalkan Kebun SAE sebagai lahan produktif untuk mendukung kegiatan pertanian dan pembinaan kemandirian. Perawatan tanaman sawi menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan pengalaman praktik kepada warga binaan dalam budidaya sayuran.
Melalui penyiraman dan pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten, Rutan Kelas IIB Pelaihari berupaya menjaga produktivitas Kebun SAE agar terus memberikan manfaat. Dari kegiatan sederhana merawat tanaman, warga binaan diharapkan dapat memperoleh keterampilan, menumbuhkan kedisiplinan, dan mempersiapkan diri menuju kehidupan yang lebih mandiri.






