Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjarbaru menyalurkan bantuan 10.000 liter air bersih bagi masyarakat terdampak kemarau panjang di Desa Sungai Tiung, RT 22 RW 08, Kecamatan Cempaka, Jumat, (9/10). Kegiatan dipimpin Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, bersama pejabat struktural dan pegawai sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Bantuan tersebut disalurkan menyusul keluhan warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau berkepanjangan. Kondisi ini berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti memasak, mencuci, dan menjaga kebersihan lingkungan. Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru hadir untuk membantu meringankan kesulitan warga dalam mendapatkan akses air bersih.
Kepala Lapas Banjarbaru, Irwanto Dwi Yhana Putra, menyampaikan bahwa bantuan air bersih merupakan wujud kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap kondisi sosial masyarakat. Menurutnya, pelaksanaan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan juga perlu diwujudkan melalui kegiatan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan kesulitan warga Desa Sungai Tiung dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berkomitmen untuk terus mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kelurahan Sungai Tiung, Joko Suta’at, S.T. , mengungkapkan bahwa keluhan warga mengenai kesulitan mendapatkan air bersih telah disampaikan beberapa hari sebelum bantuan disalurkan. Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kemarau.
“Beberapa hari yang lalu, warga setempat menyampaikan keluhan karena mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kami mengapresiasi bantuan dari Lapas Banjarbaru yang telah merespons kebutuhan warga dan membantu masyarakat yang terdampak,” jelasnya.
Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan ini mencerminkan sinergi antara Lapas Banjarbaru, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam menghadapi persoalan sosial akibat kondisi cuaca kering berkepanjangan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk pelaksanaan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Banjarbaru berharap bantuan air bersih dapat membantu memenuhi kebutuhan warga Desa Sungai Tiung serta mengurangi dampak kesulitan air selama musim kemarau. Lapas Banjarbaru juga berharap semangat gotong royong dan kolaborasi dengan pemerintah setempat terus terjaga, sehingga pelaksanaan Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta memperkuat hubungan positif antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat.






